<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>--- bErimAjiNaSi unTuK SeMuA  ---</title>
	<atom:link href="http://wisnucahyoto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com</link>
	<description>-- iMajiNaSi CoMuNItY --</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Oct 2011 03:31:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wisnucahyoto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>--- bErimAjiNaSi unTuK SeMuA  ---</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wisnucahyoto.wordpress.com/osd.xml" title="--- bErimAjiNaSi unTuK SeMuA  ---" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wisnucahyoto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TIPS BAGAIMANA MENYAYANGI SESEORANG</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/10/07/tips-bagaimana-menyayangi-seseorang/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/10/07/tips-bagaimana-menyayangi-seseorang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 03:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[1.Sayangi dia dengan hati, bukan dengan perasaan. Jika anda meletakkan sesuatu hubungan berdasarkan perasaan, ia hanya akan gagal karena perasaan senantiasa berubah dari masa ke kemasa. 2. Sayangi dia seadanya. Di dunia terdapat hampir 6 billion manusia dengan 6 billion personaliti. Dia sebenarnya seorang yang istimewa dan biarkan dianya kekal begitu. Jangan sesekali terfikir untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=255&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.Sayangi dia dengan hati, bukan dengan perasaan. Jika anda meletakkan sesuatu hubungan<br />
berdasarkan perasaan, ia hanya akan gagal karena perasaan senantiasa berubah dari masa ke kemasa.</p>
<p>2. Sayangi dia seadanya. Di dunia terdapat hampir 6 billion manusia dengan 6 billion personaliti. Dia sebenarnya seorang yang istimewa dan biarkan dianya kekal begitu. Jangan sesekali terfikir untuk mengubah apa-apa tentang dia karena sekali anda mengubah, selamanya anda akan terus mengubah dirinya. Tentu anda masih ingat, anda terpikat padanya karena dia adalah dia. Maka, tiada alasan untuk anda mengubah dia untuk menjadi seseorang yang lain.</p>
<p>3. Sayangi dia sepenuh hati. Sesungguhnya dia telah banyak berkorban untuk anda. Dengan kelebihan yang ada padanya, dia berpeluang untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih sempurna tapi demi cinta, dia telah memilih diri anda. Maka, jangan sekali kali mencoba untuk mempermainkan keluhuran cintanya.<br />
<span id="more-255"></span><br />
4. Hormati pendirian dan keputusan dia. Jangan anda merayu dan jangan membuat alasan supaya dia menerima cinta anda karena kelak, yang akan anda dapat darinya hanyalah cinta simpati dan bukannya cinta setulus hati.</p>
<p>5. Yakinkan diri anda akan keistimewaan dia. Dia adalah satu-satunya di dunia ini dan jangan mengharapkan kesempurnaan dari dia karena dia telah cukup sempurna semenjak anda mulai terpikat padanya.</p>
<p>6. Percaya akan dirinya. Senantiasa berbaik sangka padanya, jika kita juga menginginkan begitu darinya . Pastikan anda akan senantiasa memperlakukan diri anda pada tempatnya sebelum melakukan apa-apa. Jika anda sendiri tidak dapat menerimanya, apalagi dia.</p>
<p>7. Jangan berjanji menyayangi dia untuk selama-lamanya karena selama-lamanya bagi anda mungkin akan berakhir keesokkan harinya, tapi berjanjilah untuk menyayangi dirinya seolah-olah setiap hari itu adalah hari yang terakhir untuk anda berdua.</p>
<p>8. BERCINTA dengannya adalah seperti memberi hati anda kepadanya untuk dilukai tapi kepercayaan itu penting. Percayalah kepadanya, niscaya dia akan melindunginya sepenuh jiwa dan raga.</p>
<p>9. Jangan sesekali meninggalkan dia tanpa alasan. Dia bukan hanya akan menangis kecewa dan kemudian meneruskan hidupnya seperti biasa, ketahuilah bahwa jiwanya akan mati secara perlahan.</p>
<p>10. Jangan cepat berbangga dengan diri anda, mendapatkan hatinya bukanlah satu kejayaan yang mutlak tetapi anugerah itu hanya layak anda peroleh setelah anda berjaya menyayanginya hingga akhir hayat. Ketahuilah, dia memilih anda adalah karena dia percaya bahawa anda adalah seorang yang jujur dan akan menepati janji. Anda telah bersusah payah dan berusaha dengan segala upaya untuk memenangkan cintanya, maka dengan itu haruslah anda juga berusaha untuk terus mencintai dirinya apapun keadaannya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=255&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/10/07/tips-bagaimana-menyayangi-seseorang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Girl’s Secrets</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/girl%e2%80%99s-secrets/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/girl%e2%80%99s-secrets/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 04:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[When she walks away from you, follow her. Pada saat ia pergi menjauh dari mu, ikutilah dia … When she pushes you or hits you, grab her and don’t let go. Pada saat ia mendorongmu atau memukulmu, genggamlah erat dia dan jangan lepaskan … When she start’s cussing at you, dont cuss back and make [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=245&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>When she walks away from you, follow her.</strong><br />
<em>Pada saat ia pergi menjauh dari mu, ikutilah dia …</em></p>
<p><strong>When she pushes you or hits you, grab her and don’t let go.</strong><br />
<em>Pada saat ia mendorongmu atau memukulmu, genggamlah erat dia dan jangan lepaskan …</em></p>
<p><strong>When she start’s cussing at you, dont cuss back and make her feel worse. Just deal with it for the time being.</strong><br />
<em>Pada saat ia menyalahkan mu, jangan menyalahkan balik sehingga ia merasa lebih buruk. Terima saja untuk sementara waktu …<span id="more-245"></span></em></p>
<p><strong>When she’s quiet, ask her whats wrong, But not a billion times when she says nothing.</strong><br />
<em>Pada saat ia terdiam, tanyakan lah masalah apa yang sedang ia hadapi, tapi jangan memaksa bila ia tidak ingin bercerita …</em></p>
<p><strong>When she’s ignore you, give her your attention.</strong><br />
<em>Pada saat ia mengacuhkanmu, berikan dia perhatian mu …</em></p>
<p><strong>When she pulls away, pull her back.</strong><br />
<em>Pada saat ia pergi menjauh, tarik ia kembali …</em></p>
<p><strong>When you see her star crying, just hold her and don’t say a word.</strong><br />
<em>Pada saat kamu melihat ia menangis, peganglah tangannya dan jangan bicara satu kata pun …</em></p>
<p><strong>When she scared, protect her.</strong><br />
<em>Pada saat ia merasa takut, lindungi lah dia …</em></p>
<p><strong>When she lay’s her head on your shoulder, tilt her head up and kiss her.</strong><br />
<em>Pada saat ia menyenderkan kepalanya ke bahu mu, angkatlah kepalanya dan cium dia …</em></p>
<p><strong>When she steal your favorite shirt, let her keep it and sleep with it for a night.</strong><br />
<em>Pada saat dia mencuri kaos favorit mu, biarkan ia menyimpannya untuk satu malam …</em></p>
<p><strong>When she teases you, tease her back and make her laugh.</strong><br />
<em>Pada saat ia menjaili mu, jaili ia kembali dan buatlah ia tertawa …</em></p>
<p><strong>When she doesn’t answer your call for a long time, reassur her that everything is okay.</strong><br />
<em>Pada saat ia tidak menjawab telepon panggilanmu, pastikan bahwa ia baik baik saja …</em></p>
<p><strong>When she say she likes you, she really does more than you could understand completly true.</strong><br />
<em>Pada saat ia mengatakan ia menyukai mu, ia benar benar menyukaimu melebihi apa yang kamu ketahui …</em></p>
<p><strong>When she looks at you in your eyes, don’t look away until she does.</strong><br />
<em>Pada saat ia melihat kedalam matamu, pandanglah juga kedalam matanya sampai ia berpaling …</em></p>
<p><strong>When she tell you a secret, keep it safe and untold.</strong><br />
<em>Pada saat ia memberitahu mu sebuah rahasia, jagalah dan jangan pernah dibongkar …</em></p>
<p><strong>When she misses you, she’s hurting inside.</strong><br />
<em>Pada saat ia merindukan mu, sesungguhnya di dalam hatinya ia merasa sakit …</em></p>
<p><strong>When you break her heart, the pain never really goes away.</strong><br />
<em>Pada saat kamu mematahkan hatinya, sesungguhnya rasa sakit tersebut tidak pernah hilang …</em></p>
<p><strong>When she say it’s all over, she still want you to be hers !!</strong><br />
<em>Pada saat ia mengatakan semua ini sudah berakhir, sesungguhnya ia masih ingin memiliki mu …</em></p>
<p><strong>Sometimes you need to understand whats girls thinks from you… and she need you to do it ^___^</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=245&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/girl%e2%80%99s-secrets/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sakit Hati Pasca Putus Cinta Cara Meringankan Ala Wisnu Cahyoto</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/sakit-hati-pasca-putus-cinta-cara-meringankan-ala-wisnu-cahyoto/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/sakit-hati-pasca-putus-cinta-cara-meringankan-ala-wisnu-cahyoto/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 04:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Putus cinta, apapun sebabnya memang tak mudah dilewati. Ada yang bisa melaluinya hanya dalam beberapa hari, tapi ada juga yang butuh bertahun-tahun untuk bisa melupakannya. Tak ada obat yang pasti untuk menyembuhkan luka hati akibat berpisah dengan kekasih. Semua orang pastinya memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda. Menurut yourromanceguide, berikut tujuh hal yang bisa membantu meringankan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=242&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://images.detik.com/content/2011/09/02/852/150813_love14.jpg" alt="img" width="361" height="290" />Putus cinta, apapun sebabnya memang tak mudah dilewati. Ada yang bisa melaluinya hanya dalam beberapa hari, tapi ada juga yang butuh bertahun-tahun untuk bisa melupakannya.</div>
<p>Tak ada obat yang pasti untuk menyembuhkan luka hati akibat berpisah dengan kekasih. Semua orang pastinya memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda. Menurut yourromanceguide, berikut tujuh hal yang bisa membantu meringankan kesedihan Anda pasca berpisah dengan si dia.</p>
<p><strong>1. Hindari dia sepenuhnya</strong><br />
Jika Anda tergolong orang yang susah untuk melupakan, sebaiknya tutup semua akses yang berhubungan dengan dia. Lupakan niat untuk menelepon, mengirim pesan singkat, atau memantau akun facebook dan twitternya. Memikirkan atau berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengannya bisa mengingatkan Anda kembali pada kenangan lama. Memang hal ini tak mudah, pastinya tangan Anda sudah gatal untuk menelepon atau memata-matai kegiatannya lewat situs jejaring sosial. Ingatlah kalau prioritas Anda saat ini adalah Anda sendiri. Membiasakan diri hidup tanpa dirinya bisa membantu Anda lebih cepat melupakannya.</p>
<p><strong>2. Nikmati Sakitnya</strong><br />
Memang aneh kedengarannya, tapi jangan memungkiri kalau Anda memang sedang sedih dan sakit hati. Ingatlah kalau ini adalah proses alami yang memang harus dilewati. Rasa sakit tersebut juga merupakan tanda-tanda Anda sedang berada dalam proses penyembuhan. Jangan terlalu gegabah melakukan hal-hal yang mungkin Anda sesali. Pada akhirnya Anda akan mendapat pengalaman dan efek positif jika bisa melalui perasaan ini dengan tegar dan kuat. Seringkali perasaan terpuruk juga bisa menjadi inspirasi positif dan membuat Anda bisa lebih mengenal diri Anda sendiri.</p>
<p><strong>3. Alihkan Perhatian</strong><img title="More..." src="https://wisnucahyoto.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><br />
Ini mungkin saran yang paling sering Anda dengar. Menyibukkan diri dan mengalihkan perhatian Anda ke hal-hal yang lain memang salah satu cara paling efektif untuk melupakan pahitnya perpisahan. Jika Anda tak banyak kegiatan, maka Anda akan banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkan si dia atau berusaha mencari tahu tentang kegiatannya.</p>
<p>Jika Anda sudah bekerja, fokuslah sepenuhnya pada pekerjaan Anda. Kesuksesan dan kepuasan di tempat kerja bisa membuat Anda lebih bahagia dan mengalihkan perhatian. Lakukanlah hal-hal yang Anda sukai dan habiskan waktu dengan orang yang bisa memberi semangat positif untuk Anda. Belajar melakukan meditasi juga bisa menjadi salah satu solusi untuk belajar mengalihkan energi negatif menjadi energi positif. Pengalihan fokus ini bisa membuat pikiran Anda dipenuhi oleh hal-hal yang menyegarkan dan pelan-pelan menyembuhkan luka di hati Anda.</p>
<p><strong>4. Jangan umbar cerita</strong><br />
Membicarakan kandasnya kisah cinta Anda hampir ke semua orang bukanlah hal yang baik. Lama-lama mereka akan bosan dan pelan-pelan menghindari Anda. Lebih baik pilih salah satu sahabat atau orang yang Anda percaya untuk mencurahkan isi hati Anda. Teman terdekat biasanya lebih pengertian terhadap keluh kesah Anda dan bisa memberi masukan yang lebih jujur.</p>
<p>Mengumbar cerita ke hampir semua orang yang Anda temui hanya membuat Anda terus menerus mengingat dia. Menuliskan perasaan dan pikiran Anda dalam jurnal atau blog juga bisa menjadi penyaluran rasa sakit yang baik. Dengan menulis, pelan-pelan Anda secara tidak sadar belajar untuk melupakan dan melalui masa yang pahit ini. Tapi tak perlu menjelek-jelekan sang mantan jika Anda berencana menulis pengalaman anda di blog yang bisa dibaca oleh orang banyak. Sikap tersebut malah membuat mantan semakin benci pada Anda dan membuat Anda terlihat seperti orang yang putus asa.</p>
<p><strong>5. Dekatkan diri dengan keluarga</strong><br />
Keluarga adalah pihak yang selalu mendukung baik susah maupun senang. Dekatkanlah diri dengan keluarga, pergi bersama-sama pada akhir pekan atau sekadar mengobrol sambil makan malam bersama bisa membawa pengaruh positif pada perasaan Anda.</p>
<p><strong>6. Buang segala kenangan</strong><br />
Salah satu cara paling klasik dalam melupakan mantan adalah membuang segala kenangan yang berhubungan dengan dirinya. Tak perlu bersikap dramatis dengan membakar foto-foto dan kenangan dengannya. Cukup buang saja atau simpan benda-benda kenangan yang bisa membangkitkan rasa sakit hati. Jika Anda memiliki cincin pertunangan, ada baiknya kembalikan cincin tersebut ke mantan Anda. Jika ia pernah memberi hadiah yang mewah tak ada salahnya kembalikan hadiah tersebut sebagai tanda Anda menghormati diri Anda sendiri.</p>
<p><strong>7. Santai saja</strong><br />
Umumnya usai putus wanita ingin langsung mencari pasangan baru baik untuk pelampiasan maupun pengganti kekasih. Tak perlu buru-buru. Biarkan diri Anda pelan-pelan sembuh dari rasa sakit hati sebelum membuka lembaran baru. Pastikan Anda bisa berpikir jernih dan tenang sebelum memulai hubungan baru. Hal ini bisa membantu Anda menghindari rasa sakit hati yang mungkin timbul jika tak selektif dalam memilih kekasih baru.</p>
<p>Intinya, putus cinta bukanlah akhir dunia. Hampir semua orang pernah mengalami dan berhasil melaluinya. Poin yang paling penting adalah jaga harga diri Anda sebagai pribadi dan hormati diri Anda. Jangan melakukan hal-hal yang akan Anda sesali atau jangan biarkan orang memanfaatkan Anda pada masa rapuh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=242&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/07/sakit-hati-pasca-putus-cinta-cara-meringankan-ala-wisnu-cahyoto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2011/09/02/852/150813_love14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="//wisnucahyoto.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujung Saran dari Seorang sobat</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/06/ujung-saran-dari-seorang-sobat/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/06/ujung-saran-dari-seorang-sobat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 19:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[01:18 lg dimna boz dh smpe rumah apa saja yag membuat c3 tidak nyaman menjaling hubungan m c0 ,,,&#62;??? baru sampai rumah..­­ mau share apa wis?­­ ooo..­­ kalo menurut aq..­­ yang utama itu..­­ - komunikasi.­­ - perhatian..­­ yang membuat tidak nyaman dalam hubungan karena aq sering cerita ma ce aq..­­ dua hal itu yang banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=238&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div>01:18</div>
<div id="msg_1214367038_1315333129454:2582976448">lg dimna boz</div>
<div id="msg_1214367038_1315333132213:2481930203">dh smpe rumah</div>
<div id="msg_1214367038_1315333161636:157676829">apa saja yag membuat c3 tidak nyaman menjaling hubungan m c0</div>
<div id="msg_1214367038_1315333163948:3820056891">,,,&gt;???</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333248726:3104845365">baru sampai rumah..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333262162:2939040071">mau share apa wis?­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333266241:3266423070">ooo..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333277935:1169094396">kalo menurut aq..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333283519:3499710090">yang utama itu..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333289999:3274551087">- komunikasi.­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333295397:499572403">- perhatian..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333223861:1197342703">yang membuat tidak nyaman dalam hubungan</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div><span id="more-238"></span></div>
<div id="msg_1214367038_1315333312660:2249011045">karena aq sering cerita ma ce aq..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333333854:2181154278">dua hal itu yang banyak membuat pemicu hubungan jadi ga harmonis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333275380:486232021">ap guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333372583:682986349">baru lah, dari dua hal itu timbul rasa ketidak percayaan, kurang keterbukaan, bahkan tidak kejujuran..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333380819:2029390157">menurt aq gtu wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333324473:1568810596">ok guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333367342:30853312">next klo cuma alesan ketidak nyamanan dalm hubungan tp ap salah Q hbungin dy truz menanyakan kbar dy</div>
<div id="msg_1214367038_1315333374695:1194255092">ap dy trasa kurang nyaman dalam bentuk tu</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333527585:2097573747">malah sebenarnya seh dia nyaman wis, karena ada bentuk perhatian dari qo.­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333561748:3130571791">mungkin aq dapat beranggapan lain, bahwa ada sebagian ce yang ga bisa pacaran jarak jauh wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333500564:2909505380">yupzz Q thu tu guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333507867:2247888330">next skrng Q bingung guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333519488:3648290376">dan sedang mencari kekurang ku</div>
<div id="msg_1214367038_1315333540134:1398252958">sebab dan akibat knp ketidak nyaman tu ad pda c3 q sndiri</div>
<div id="msg_1214367038_1315333546217:1462952178">dan berujung PUTUS</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333641492:4230355134">wis&#8230;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333654894:2467350752">intinya itu bukan ketidaknyaman kalo bagi aq wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333586896:1449238238">&#8230;.??</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333674708:632103336">tapi lebih kpada betah ato tidak dia dengan hubungan..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333689652:1921115140">sekarang gini, dia ada ga menyatakan ketidaknyaman?­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333617102:932058711">yupz ad</div>
<div id="msg_1214367038_1315333628139:1689414251">tiwi kurang nyaman jalin hubungan m wznu</div>
<div id="msg_1214367038_1315333631952:4271240478">git dy bilang</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333740441:465746772">qo ga bisa mencari nya, karena dia yang ngeras..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333751771:373467534">cara berpacaran sangat berpengaruh wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333774474:1240891552">cra qo yang berkomunikasi yang mungkin bagi dia hanya sekedar &#8220;apa kbar?&#8221;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333778549:1255085295">itu kurang,,,­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333787130:3641384658">karena ce sangat butuh perhatian..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315333819874:3194888210">dan jangan sesekali qo dalam menjalin hubungan membatasi apa yang mau dia buat, selma itu positif..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333774645:4089389975">y wznu thu guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333782116:4279764538">masih bungung aj</div>
<div id="msg_1214367038_1315333797923:1919457808">alsan Q putus cma kurang NYAMAN dalm menjalin hubungan</div>
<div id="msg_1214367038_1315333813424:332394993">Q bingung sndiri ap yg tidak membwat dy tidak nyaman m Q guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div> <!--more--></div>
<div id="msg_1214367038_1315333953139:3359864990">qo ada nanya tak? alasan tidak nyama itu dari segi apanya?­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315333896506:534679321">sudah guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333907572:2973124067">tp tdk menjawab</div>
<div id="msg_1214367038_1315333914307:3288873875">kurang nyaman aj</div>
<div id="msg_1214367038_1315333923095:993696606">next langsung Q tanyk m dy</div>
<div id="msg_1214367038_1315333935920:2746312997">sambil dy Q suruh natap mata Q guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315333940870:2893702033">ap Qm sayang m wznu</div>
<div id="msg_1214367038_1315333950772:3244977610">next dy bilang tdk guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334057397:2780920256">dah tau qo kan jawabannya..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334068387:4106837115">dia sendiri ja tidak mau jaga hubungan nya­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334094988:1568078353">kenapa dia ga syg ma qo, hanya dia yang tau jawaban pastinya wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334108732:3612517992">alasan ketidknyaman itu hanya alibi ja wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334126874:3601457031">aq bukan sok penau, tpi begitu lah wanita..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334064320:184405592">bisa di katakan ad pemasukan orng ke3 git guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315334114354:3213125505">=======================Mengapa wkt tak prnh b&#8217;pihak kpdQ<br />
Apakh aq t&#8217;lalu<br />
T&#8217;lalu bnyk b&#8217;kelana..<br />
Mengapa qt msh saja tak prnh b&#8217;satu<br />
Selalu saja b&#8217;temu<br />
B&#8217;temu saat kau milik yg lain..<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Judika {SETENGAH MATI MERINDU}</p>
<p>=======================</p>
</div>
<div id="msg_1214367038_1315334130148:9556966">Qo thu kutipan dan arti dari status ini guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334261501:1230707206">maksud nya wis?­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334266559:2072822930">ini lagu..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334209896:166530382">Qo thu ari dari tulisan ini</div>
<div id="msg_1214367038_1315334213343:3170102751">arti</div>
<div id="msg_1214367038_1315334220672:2266488553">y Q thu ini lagu</div>
<div id="msg_1214367038_1315334226656:64445179">pasti ad maknany kn</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334390148:2592959499">aq kalo cari makna lagu ne, tergantung sikon wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334402541:1273449442">kalo suruh baca gtu ja..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334407206:2140028944">tak kan nymbung aq..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334413650:2886698609">emang sapa yang bikin?­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334344053:1509442255">tiwi guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334457752:4121897951">ntar ya..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334548216:335476523">ne wis..<br />
kalo aq simpulkan..<br />
&#8220;bahwa seseorang yang berharap orang yang dicintainya itu masih dalam kndisi single, dan bisa ia miliki, namun karena ai selalu sibuk dengan cinta yang lain, malah ga dapat apa2..&#8221;­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334503463:2571101641">masih bingung dengan hidup ini guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315334526980:3853863398">di kala baru menghpuz smua masalalu dan dikala baru menulis hal yg baru terhapuz lagi</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334758499:3880738771">biasa itu wis&#8230;<br />
sekarang gini qo ambil sisi positif ja&#8230;<br />
kenapa Allah ga izinin qo dengan lembar baru qo, dan tiba2 harus qo hapus kembali, karen Allah lebih tau dari qo, bahwa itu kurang pantas..<br />
makanya di kasih tau lebih awal&#8230;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334764873:859330331">positif thinking..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334790140:3247716585">salah g guh klo Q mencari informasi dimna dan ap kekurangan Q&#8230; kok dy g NYAMAN m Q guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334940790:2249361293">ga salah wis..<br />
tapi kalo emng qo mau cari, aq saranin, tanya ma orang nya langsung ato ga temen terdekat dia..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334944590:3062540217">biar qo puas..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315334952770:2961364774">dan hati ga jadi tanda tanya..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315334892681:1347009801">rancana gitu guh next ad mak comblangny</div>
<div id="msg_1214367038_1315334903413:2393444820">sudh Q crita smua m dy guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315334910260:3768535288">pas mlm Q sampai di batam</div>
<div id="msg_1214367038_1315334923600:913606380">pas jg makcomblang tmn Q itu ad it ad dibatm</div>
<div id="msg_1214367038_1315334933513:2265519051">dy pun mrasa ane guh m Qmi</div>
<div id="msg_1214367038_1315334941008:3870233123">perasaan hbungan adem ayem aja</div>
<div id="msg_1214367038_1315334945918:1078697259">next kok tiba2 putus</div>
<div id="msg_1214367038_1315334960323:2759149025">dan putusny dengan alasan kurang NYAMAN</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335079832:1239370999">ya udah ..<br />
qo coba cari tau ja dulu..<br />
cari emang apa sen=benarnya yang terjadi..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335097868:2451825385">dan kalo bisa hubungan di perbaiki, ya coba ja..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335109947:2378073796">tapi kalo fatal, cari yang lebih baik wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335060376:2381676213">Q berharap hubungan in bisa di perbaiki utk kedepanny</div>
<div id="msg_1214367038_1315335064171:299681345">git guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335079280:1689160500">mudh2n allah pnya jaln yg terbaik utk Q dan jodoh Q guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335173374:3275421071">ya wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335176053:1196451823">amin..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335099071:1520339129">maksud yg &#8220;tapi kalo fatal, cari yang lebih baik wis&#8221;</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335186923:4010347262">aq cuma bisa doakan..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335220330:3905101826">fatal dalam artian, kalo alasan yang tidak nyman, dia pernah ada hubungan ma orang ke 3..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335227264:4070526027">gtu maksud nya wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335176716:1730137124">dia pernah ada hubungan ma orang ke 3 berarti dy selingkuh git</div>
<div id="msg_1214367038_1315335179882:2409492141">&#8230;??</div>
<div id="msg_1214367038_1315335214564:744450530">dia pernah ada hubungan ma orang ke 3 berarti dy selingkuh git<br />
&#8230;??</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335403914:595438104">ya gtu wis.,..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335409913:2377664816">takut nya gtu ja wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335427199:1976393067">sory wis, bukan aq mau nakut2i..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335434628:666095303">cuma aq ngasih masukan ja..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335448652:3580555895">kalo hal itu pernha ada saat kalian jalani hubungan,,­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335382618:4197469696">g ap2 kok guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335399963:2643415485">trimaksih atas masukanny</div>
<div id="msg_1214367038_1315335405463:2956853780">sobat</div>
<div id="msg_1214367038_1315335416758:3628896746">next</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335502311:2567826407">ok wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335504571:2852557588">sama2..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335426304:1665634323">guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335428525:38594210">ad lagi</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335516117:798142432">usaha dan doa ja wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335437481:2899264327">sip</div>
<div id="msg_1214367038_1315335438808:3071645470">amin..</div>
<div id="msg_1214367038_1315335440149:487470322">amin..</div>
<div id="msg_1214367038_1315335441466:2100241594">amin..</div>
<div id="msg_1214367038_1315335444649:3405550047">ada lagi guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335467947:1692088517">next setelah dy bilang putus git dan Qmi pun sampaikan salin trimaksih dan maf</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335552922:1976409950">apa wis?­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335475726:4292175106">next tiba2 dy lari</div>
<div id="msg_1214367038_1315335478979:3438331880">putusny di MS</div>
<div id="msg_1214367038_1315335501555:1262029861">next dy langsung lari keatas hotel sadaap</div>
<div id="msg_1214367038_1315335507468:2415060955">yg tanjung buntung</div>
<div id="msg_1214367038_1315335516017:3507279214">kelihatanny dy sedih git</div>
<div id="msg_1214367038_1315335518584:2076907741">tp g thu deh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335536948:980481746">sambil tlpn m tmn c0ny Q mendengar sambil sedikit menangis guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335652029:2999765672">aq ja makin bingung wis,,­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335662338:2614570554">ga tau maksud nya..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335587955:2698597242">knp dy haruz menangis dan sedih guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335683327:1502530007">dan emang benar, harus qo sendiri yang langsung tanya ma orang nya..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315335693126:3614437355">hanya dia yang tau alasan nya wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335638040:3118859854">biar dulu suasana tenang di dalam diriny guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315335662646:3102299654">next biarkan makcomblang Q menanyakan smua m dy</div>
<div id="msg_1214367038_1315335833357:3841610565">guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335991278:706229536">ya wis..<br />
biarkan tenang..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336004535:3518279994">dia dah enak untuk berpikir dan di ajak gobrol­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336014580:811190324">baru qo tanya..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335942356:2904500230">slah Q tuk sms or tlpn dy guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336044148:664904166">jangan dulu wis&#8230;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336050012:701739803">biarkan tenang dulu..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335979749:4187678255">wah</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336068299:126375058">kalo ya pun qo mau sms ato telpon, jangan mpe setiap hari&#8230;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336075519:3790619927">kasih jenjang waktu..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315335986419:3501526817">Q dh sms n tlpn dy</div>
<div id="msg_1214367038_1315335992707:2115162068">tp g di Lz dan g di angkat</div>
<div id="msg_1214367038_1315335994766:1825173495">ok guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336095453:1942667569">ga pa2 wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336127345:2004329933">tunjukan usaha qo, bahwa qo mash mau memprbaiki hubungan,..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336135620:21931799">tapi jangan terlalu ngbet,,­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336057776:1375109945">usaha gmna guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336059655:3531185402">..??</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336209338:1795659521">dengan qo sms dan telpon kan bearti itu usaha qo untuk mash menjalin komunikasi dengan tujuan memperbaiki hubungan,,­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336151558:3458159845">next kmrin waktu Q pulang kebatam</div>
<div id="msg_1214367038_1315336158651:2994392840">Q sampat tlpn krmahny</div>
<div id="msg_1214367038_1315336164072:3887801384">yg angkat adxny</div>
<div id="msg_1214367038_1315336175172:3261437808">adxny bilang mw ngomong m sap dan dari mna</div>
<div id="msg_1214367038_1315336199182:2913764348">dar wznu ..tolong bilang m mama wznu kirim salam dan wznu pamit pulang kebatam</div>
<div id="msg_1214367038_1315336214515:2580727639">tnpa Q kasih thu dan pamit m tiwi guh</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336447199:2414148172"> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336453546:4164120393">biasa ja wis..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336474507:3443494477">paling dia ngerasa aneh ndiri,,­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336495096:2984244091">kenapa ga ada salam buat dia, tapi kita tetap ga tau isi pikiran dia&#8230;­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336454332:271540082">ok lah guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336457844:2219084915">last night</div>
<div id="msg_1214367038_1315336469731:3590298664">dh mlm mf gianggu mlm2 istirahatny</div>
<div id="msg_1214367038_1315336470961:1663874737">hehehe</div>
<div id="msg_1214367038_1315336477351:96868083">trimaksih atas saranny guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336479438:4213084003">next time</div>
<div id="msg_1214367038_1315336489866:1476958120">boleh minta saranny lagi y</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336573256:1291824386">santai ja..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336492332:2726744311">hehehe</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336578239:3400524956">sama aq ja kq..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336586167:1199056877">saran apa tu wis?­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336522551:3004309413">mudh2n ad jlan utk smua ini dan besar harapan tuk dy kembali lagi guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336531781:1934633006">mohon doanya ja guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336535241:2917871831">hehe</div>
<div id="msg_1214367038_1315336548071:856680641">amin..amin..amin..amin&#8230;amin ya roob</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336643953:3807748329">amin&#8230;amin..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336644013:478532781">a­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336655700:4093730768">aq sebagai kawan cuma bisa bantu ini lah..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336664196:4027575837">doa yang baik lah buat qo..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336673382:4027151225">kejar dulu cita2..­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336685275:55736757">kelak semua bisa dapat wis..­­</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001086605669"><img title="Anda" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336616005:1255325126">ok guh</div>
<div id="msg_1214367038_1315336618594:852754342">hehe</div>
<div id="msg_1214367038_1315336621405:1976640492">trimaksih sobat</div>
<div id="msg_1214367038_1315336622744:156395378">hehehe</div>
</div>
</div>
<div><a href="http://www.facebook.com/teguh.ipe"><img title="Teguh Imam Permadi" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" alt="" /></a></p>
<div>
<div id="msg_1214367038_1315336772927:345999738">yo wis&#8230;­­</div>
<div id="msg_1214367038_1315336776442:2006118907">sama2&#8230;­­</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=238&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/09/06/ujung-saran-dari-seorang-sobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/274296_100001086605669_6543073_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/203120_1214367038_2728352_q.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teguh Imam Permadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenali Bahasa Cinta Kamu dan Pasangan</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/kenali-bahasa-cinta-kamu-dan-pasangan/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/kenali-bahasa-cinta-kamu-dan-pasangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 23:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam kehidupan ada berbagai macam bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi. Namun, untuk dua orang dapat berkomunikasi, keduanya harus mengerti bahasa yang dipergunakan dalam pembicaraan. Cinta pun demikian. Secara garis besar, Dr. Gary Chapman, seorang marriage counselor membagi bahasa cinta ke dalam 5 bahasa. Apa saja kelima bahasa cinta tersebut? 1. Receiving Gifts Bahasa cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=231&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/m3GwoY_iubz7X1I8ZURBGA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjAwO2NyPTE7Y3c9MjAwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xOTA7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/FIMELA.com/window_love_language.jpg" alt="" width="190" height="190" /></p>
<div id="yui_3_3_0_1_1312929910103254">
<div>
<p>Di dalam kehidupan ada berbagai macam bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi. Namun, untuk dua orang dapat berkomunikasi, keduanya harus mengerti bahasa yang dipergunakan dalam pembicaraan. Cinta pun demikian. Secara garis besar, Dr. Gary Chapman, seorang marriage counselor membagi bahasa cinta ke dalam 5 bahasa. Apa saja kelima bahasa cinta tersebut?</p>
<p><strong>1. Receiving Gifts</strong></p>
<p>Bahasa cinta ini bukanlah materialisme. Seseorang yang memiliki bahasa cinta ini melihat cinta dibalik pemikiran dan usaha pemberi hadiah. Kamu akan merasa dimengerti, diperhatikan, dan dihargai lebih dari segala pengorbanan yang diusahakan oleh si pemberi untuk memberikan hadiah tersebut kepada kamu.</p>
<p><strong>2. Quality Time<span id="more-231"></span></strong></p>
<p>Bagi kamu yang berbicara bahasa cinta ini, tidak ada yang lebih membuat kamu merasa dicintai selain “full, undivided attention” dari pasangan. Gangguan seperti pasangan tidak mendengarkan saat kamu bercerita, sibuk menerima telepon atau chatting di Blackberry saat bersama kamu akan membuat kamu merasa di nomor dua-kan. Merasa tidak dicintai.</p>
<p><strong>3. Words of Affirmation Actions </strong></p>
<p>Don’t always speak louder than words. Well, setidaknya tidak bagi kamu yang bahasa cintanya adalah perkataan. Untuk kamu, kata pujian dan ucapan “I love you” akan membuat jiwa kamu seperti naik ke awan-awan. Sebaliknya, kritik atau kata-kata yang pedas akan membuat kamu merasa tersakiti.</p>
<p><strong>4. Acts of Service</strong></p>
<p>Apakah mencuci baju merupakan bahasa cinta? Absolutely! Apa saja yang dilakukan oleh pasangan untuk meringankan beban kamu adalah sebuah ungkapan cinta bagi kamu yang bahasa cintanya adalah “acts of service”. Uluran tangan pasangan adalah hal yang menyentuh hati kamu. Akibatnya, apabila pasangan kamu menolak atau tidak melakukan janjinya untuk membantu kamu, kamu akan merasa perasaan kamu tidak dihargai.</p>
<p><strong>5. Affection</strong></p>
<p>Bahasa kasih ini bukanlah melulu tentang sex. Seseorang dengan bahasa kasih ini merasa disayang saat pasangannya memeluk, memegang tangan, atau mengelus rambutnya dengan tangan. Kamu yang memiliki bahasa cinta yang satu ini akan merasakan keintiman, perasaan disayangi dan dilindungi saat mendapatkan sentuhan. Karena itu, physical presence menjadi penting. Kecuekan dari pasangan atau kekerasan akan sangat menyakiti hati kamu.</p>
<p>Bahasa cinta Mia adalah gift. Saat ia menerima hadiah meskipun itu hanya hadiah kecil, ia merasa dicintai. Sayangnya, John, tidak mengerti bahasa cinta Mia. Bahasa cinta John adalah affection. Ia menunjukkan rasa cintanya pada Mia dengan menggandeng tangan Mia saat berjalan-jalan, dan memberi pelukan erat saat Mia menghadapi masalah. Karena mereka tidak mengerti tentang perbedaan bahasa cinta ini, Mia merasa tidak dicintai sedangkan John kebingungan karena tidak mengerti bagaimana harus bersikap supaya Mia percaya akan cintanya.</p>
<p>Begitu juga Rasti, yang memiliki bahasa cinta quality time tetapi suaminya berbicara cinta dengan words of affirmation. Saat Rasti membutuhkan kehadiran suaminya, sang suami tidak bisa menemani karena sibuk bekerja. Bagi sang suami, ia menunjukkan cinta dengan bilang &#8220;I love you&#8221;, “I miss you” atau dengan memberi tahu Rasti betapa bahagia dirinya mempunyai istri seperti Rasti. Tetapi karena perbedaan bahasa cinta, Rasti merasa bahwa suaminya hanya pintar berbicara manis. Jadi, siapa yang salah? Tidak ada yang salah karena sebenarnya yang laki-laki dan yang perempuan keduanya saling mencintai. Mereka menunjukkan cinta dengan bahasa cinta masing-masing. Sayangnya, perbedaan bahasa cinta menciptakan kesalahpahaman dan jarak dalam hubungan mereka.</p>
<p>Untuk itu, Dr. Gary Chapman menyarankan agar setiap pasangan mencari tahu apa bahasa cinta mereka, dan bahasa cinta pasangannya. Kamu bisa click di untuk mengetahui bahasa cinta kamu. Ajak pasangan untuk mengisi test yang sama.</p>
<p>Setelah kalian mengetahui bahasa cinta masing-masing, beradaptasilah. Cobalah melakukan hal yang sesuai dengan bahasa cinta pasangan kamu. Ajaklah juga pasangan kamu untuk berbicara cinta pada kamu dengan bahasa cinta kamu. Dengan begitu, kamu dan pasangan sama-sama merasa dicintai. Setuju?</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=231&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/kenali-bahasa-cinta-kamu-dan-pasangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/m3GwoY_iubz7X1I8ZURBGA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjAwO2NyPTE7Y3c9MjAwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xOTA7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/FIMELA.com/window_love_language.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status?</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/terjebak-dalam-hubungan-tanpa-status/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/terjebak-dalam-hubungan-tanpa-status/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 22:50:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian laki-laki mungkin tidak mau berkomitmen dengan dalih sedang fokus mengejar karirnya, beberapa takut tidak bisa memberikan cukup perhatian karena ada masalah besar yang sedang dihadapi, sampai yang jelas-jelas bilang bahwa dia emotionally unavailable.Tetapi walaupun demikian, dia tetap saja mengajak kamu kencan pada akhir minggu, memberikan kata-kata manis dan tidak jarang memulai physical touch seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=223&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/KuobFVOADhCoZ_s9DdaZwA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjAwO2NyPTE7Y3c9MjAwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xOTA7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/FIMELA.com/window-hts_0.jpg" alt="" width="237" height="190" /> Sebagian laki-laki mungkin tidak mau berkomitmen dengan dalih sedang fokus mengejar karirnya, beberapa takut tidak bisa memberikan cukup perhatian karena ada masalah besar yang sedang dihadapi, sampai yang jelas-jelas bilang bahwa dia emotionally unavailable.Tetapi walaupun demikian, dia tetap saja mengajak kamu kencan pada akhir minggu, memberikan kata-kata manis dan tidak jarang memulai physical touch seperti peluk dan cium yang membuat kamu bingung setengah mati.</p>
<p>Kamu pun kemudian curhat kepada sahabat untuk membahas secara detil dan menganalisa 1001 macam kemungkinan mengapa hubungan kalian tetap belum juga official. Sounds familiar?Guess what, does not matter what excuses he gave you, faktanya simpel. He does NOT want to give his commitment to you. Period.</p>
<p>Ini adalah hasil temuan berdasarkan interview dan ngobrol-ngobrol dengan sekian banyak laki-laki yang pernah menggunakan berbagai macam alasan untuk menghindari komitmen. Mereka semua satu suara dan dengan gamblang menyatakan bahwa it’s just an excuse. Really?Menurut para laki-laki, pada waktu mereka yakin bahwa kamu adalah sosok yang tepat, mereka akan berusaha supaya kamu jadi miliknya, dan bahkan ingin the whole world knows you’re with him.</p>
<p>Kesibukan di kantor dan problem lainnya tidak akan menghalangi laki-laki mana pun untuk bisa bersama dengan perempuan yang mereka cintai.Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan jika kamu sekarang sedang terjebak dalam hubungan tanpa status atau HTS ini?</p>
<p><strong>1. Give him a hint of what you want<span id="more-223"></span></strong></p>
<p>Ajak dia untuk berbicara sehingga dia mengerti bahwa kita menginginkan suatu kejelasan dalam hubungan ini. Pembicaraan ini cukup dilakukan sekali saja, dan tidak dengan nada memohon apalagi emosi. Sebagai dua manusia dewasa, tentunya pembicaraan ini sebaiknya dilakukan dengan kepala dingin.</p>
<p><strong>2. Keep a distance</strong></p>
<p>Setelah dia cukup mengerti akan concern kamu, jangan ungkit masalah ini lagi dan berikanlah dia jarak dan waktu untuk berpikir. Selama masa ini, act as a friend dimana kamu tetap dapat bertemu dan berbicara secukupnya namun tahan diri untuk tidak memulai kontak terlebih dahulu. Hindari sikap manja dan segala bentuk physical contact yang hanya membuat kita terjerumus kembali ke dalam hubungan tanpa status yang ingin dihindari tersebut.</p>
<p><strong>3. Set a</strong> <strong>deadline</strong></p>
<p>Tentukan suatu batas waktu dimana kamu memberikan kesempatan untuk dia berkomitmen. Satu syaratnya, jangan pernah memberi tahu dia tentang deadline ini atau kamu akan terkesan sedang memberikan ancaman.</p>
<p><strong>4. Komitmen</strong></p>
<p>Kamu pun harus berkomitmen bahwa jika sampai batas waktunya dia tidak juga mau memberikan komitmen, kamu harus berani berkata goodbye.Pada akhirnya, apakah kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai, atau kamu mendapatkan kembali kebebasan dan kesempatan untuk menemukan laki-laki yang lebih tepat untuk kamu; keadaan kamu dijamin lebih baik because you are free from confusion! Bagaimana dengan kamu, apakah kamu pernah terjebak dalam hubungan tanpa status atau malahan sedang mengalaminya?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=223&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2011/08/09/terjebak-dalam-hubungan-tanpa-status/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/KuobFVOADhCoZ_s9DdaZwA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjAwO2NyPTE7Y3c9MjAwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xOTA7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/FIMELA.com/window-hts_0.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KIAT UTAMA MENGATASI KENAKALAN REMAJA</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/kiat-utama-mengatasi-kenakalan-remaja/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/kiat-utama-mengatasi-kenakalan-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 18:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian yang khusus sejak dibentuknya suatu peradilan untuk anak-anak nakal atau juvenile court pada tahun 1899 di Cook County, Illinois, Amerika Serikat. Pada waktu itu, peradilan tersebut berfungsi sebagai pengganti orangtua si anak - in loco parentis &#8211; yang memutuskan perkara untuk kepentingan si anak dan masyarakat. Dalam pandangan umum, kenakalan anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=210&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian yang khusus sejak dibentuknya suatu peradilan untuk anak-anak nakal atau <em>juvenile court</em> pada tahun 1899 di Cook County, Illinois, Amerika Serikat. Pada waktu itu, peradilan tersebut berfungsi sebagai pengganti orangtua si anak - <em>in loco parentis</em> &#8211; yang memutuskan perkara untuk kepentingan si anak dan masyarakat. Dalam pandangan umum, kenakalan anak dibawah umur 13 tahun masih dianggap wajar, sedangkan kenakalan anak di atas usia 18 tahun dianggap merupakan salah satu bentuk kejahatan. Dalam tulisan ini hanya akan dibahas kenakalan yang dilakukan oleh para remaja dalam usia 13 sampai dengan 18 tahun.</p>
<p>Kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal, sebagian di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li><strong>PENGARUH KAWAN SEPERMAINAN</strong><br />
Di kalangan remaja, memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Makin banyak kawan, makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Misalnya, anak orang yang paling kaya di kota itu, anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat atau pun anak orang terpandang lainnya. Di jaman sekarang, pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. Padahal, kebanggaan ini adalah semu sifatnya. Malah kalau tidak dapat dikendalikan, pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. Apabila timbul frustrasi, maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik, obat terlarang, dan lain sebagainya.<span id="more-210"></span>&nbsp;</p>
<p>Pengaruh kawan ini memang cukup besar. Dalam <em>Mangala Sutta</em>, Sang Buddha bersabda: <em>&#8220;Tak bergaul dengan orang tak bijaksana, bergaul dengan mereka yang bijaksana, itulah Berkah Utama&#8221;</em>. Pengaruh kawan sering diumpamakan sebagai segumpal daging busuk apabila dibungkus dengan selembar daun maka daun itupun akan berbau busuk. Sedangkan bila sebatang kayu cendana dibungkus dengan selembar kertas, kertas itu pun akan wangi baunya. Perumpamaan ini menunjukkan sedemikian besarnya pengaruh pergaulan dalam membentuk watak dan kepribadian seseorang ketika remaja, khususnya. Oleh karena itu, orangtua para remaja hendaknya berhati-hati dan bijaksana dalam memberikan kesempatan anaknya bergaul. Jangan biarkan anak bergaul dengan kawan-kawan yang tidak benar. Memiliki teman bergaul yang tidak sesuai, anak di kemudian hari akan banyak menimbulkan masalah bagi orangtuanya.</p>
<p>Untuk menghindari masalah yang akan timbul akibat pergaulan, selain mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai, orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja. Pemberian tanggung jawab ini hendaknya tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada. Berilah pengertian yang jelas dahulu, sekaligus berilah teladan pula. Sebab dengan memberikan tanggung jawab dalam rumah akan dapat mengurangi waktu anak ‘kluyuran’ tidak karuan dan sekaligus dapat melatih anak mengetahui tugas dan kewajiban serta tanggung jawab dalam rumah tangga. Mereka dilatih untuk disiplin serta mampu memecahkan masalah sehari-hari. Mereka dididik untuk mandiri. Selain itu, berilah pengarahan kepada mereka tentang batasan teman yang baik.</p>
<p>Dalam <em>Digha Nikaya III, 188</em>, Sang Buddha memberikan petunjuk tentang kriteria teman baik yaitu mereka yang memberikan perlindungan apabila kita kurang hati-hati, menjaga barang-barang dan harta kita apabila kita lengah, memberikan perlindungan apabila kita berada dalam bahaya, tidak pergi meninggalkan kita apabila kita sedang dalam bahaya dan kesulitan, dan membantu sanak keluarga kita.</p>
<p>Sebaliknya, dalam <em>Digha Nikaya III, 182</em> diterangkan pula kriteria teman yang tidak baik. Mereka adalah teman yang akan mendorong seseorang untuk menjadi penjudi, orang yang tidak bermoral, pemabuk, penipu, dan pelanggar hukum.</li>
<li><strong>PENDIDIKAN</strong><br />
Memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak seperti yang telah diterangkan oleh Sang Buddha dalam <em>Digha Nikaya III, 188</em>. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai, pilihkanlah sekolah yang bermutu. Selain itu, perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama Buddha yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. Berilah pengertian yang baik dan bebas dari kebencian tentang alasan orangtua memilih agama Buddha serta alasan seorang anak harus mengikuti agama orangtua, Agama Buddha.&nbsp;</p>
<p>Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja, anak mulai akan memilih perguruan tinggi. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak, bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. Masih sering terjadi dalam masyarakat, orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Sebab, meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa, frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya, bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang.</p>
<p>Anak pasti juga mempunyai hobi tertentu. Seperti yang telah disinggung di atas, biarkanlah anak memilih jurusan sekolah yang sesuai dengan kesenangan ataupun bakat dan hobi si anak. Tetapi bila anak tersebut tidak ingin bersekolah yang sesuai dengan hobinya, maka berilah pengertian kepadanya bahwa tugas utamanya adalah bersekolah sesuai dengan pilihannya, sedangkan hobi adalah kegiatan sampingan yang boleh dilakukan bila tugas utama telah selesai dikerjakan.</li>
<li><strong>PENGGUNAAN WAKTU LUANG</strong><br />
Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah, selain itu mereka bebas, tidak ada kegiatan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak, pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif, hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. Celakanya, kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Misalnya, ngebut tanpa lampu dimalam hari, mencuri, merusak, minum minuman keras, obat bius, dan sebagainya.&nbsp;</p>
<p>Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri, sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. Sebab dalam masyarakat, pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja, akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawan-kawannya. Akhirnya ia terjerumus. Tersesat.</p>
<p>Oleh karena itu, orangtua hendaknya memberikan pengarahan yang berdasarkan cinta kasih bahwa sikap iseng negatif seperti itu akan merugikan dirinya sendiri, orangtua, maupun lingkungannya. Dalam memberikan pengarahan, orangtua hendaknya hanya membatasi keisengan mereka. Jangan terlalu ikut campur dengan urusan remaja. Ada kemungkinan, keisengan remaja adalah semacam ‘refreshing’ atas kejenuhannya dengan urusan tugas-tugas sekolah. Dan apabila anak senang berkelahi, orangtua dapat memberikan penyaluran dengan mengikutkannya pada satu kelompok olahraga beladiri.</p>
<p>Mengisi waktu luang selain diserahkan kepada kebijaksanaan remaja, ada baiknya pula orangtua ikut memikirkannya pula. Orangtua hendaknya jangan hanya tersita oleh kesibukan sehari-hari. Orangtua hendaknya tidak hanya memenuhi kebutuhan materi remaja saja. Orangtua hendaknya juga memperhatikan perkembangan batinnya. Remaja, selain membutuhkan materi, sebenarnya juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Oleh karena itu, waktu luang yang dimiliki remaja dapat diisi dengan kegiatan keluarga sekaligus sebagai sarana rekreasi. Kegiatan keluarga ini hendaknya dapat diikuti oleh seluruh anggota keluarga. Kegiatan keluarga dapat berupa pembacaan Paritta bersama di Cetiya dalam rumah ataupun melakukan berbagai bentuk permainan bersama, misalnya <em>scrabble</em>, monopoli, dan lain sebagainya. Kegiatan keluarga dapat pula berupa tukar pikiran dan berbicara dari hati ke hati. Misalnya, dengan makan malam bersama atau duduk santai di ruang keluarga. Pada hari Minggu seluruh anggota keluarga dapat diajak kebaktian di Vihãra setempat. Mengikuti kebaktian, selain memperbaiki pola pikir agar lebih positif sesuai dengan Buddha Dhamma juga dapat menjadi sarana rekreasi. Hal ini dapat terjadi karena di Vihãra kita dapat berjumpa dengan banyak teman dan juga dapat berdiskusi Dhamma dengan para Bhikkhu maupun pandita yang dijumpai. Selain itu, dihari libur, seluruh anggota keluarga dapat bersama-sama pergi berenang, jalan-jalan ke taman ria atau mal, dan lain sebagainya.</li>
<li><strong>UANG SAKU</strong><br />
Orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. Anak diajarkan hidup dengan bijaksana dalam mempergunakan uang dengan selalu menggunakan prinsip hidup ‘Jalan tengah’ seperti yang diajarkan oleh Sang Buddha.&nbsp;</p>
<p>Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir, melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat.</p>
<p>Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Namun, sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. Jangan berlebihan. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah. Yaitu:</p>
<ol>
<li>Anak menjadi boros</li>
<li>Anak tidak menghargai uang, dan</li>
<li>Anak malas belajar, sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang.</li>
</ol>
</li>
<li><strong>PERILAKU SEKSUAL</strong><br />
Pada saat ini, kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum, para remaja saling berangkulan mesra tanpa memperdulikan masyarakat sekitarnya. Mereka sudah mengenal istilah pacaran sejak awal masa remaja. Pacar, bagi mereka, merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. Akibatnya, di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15 tahun yang lalu. Akibatnya, di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. Oleh karena itu, dalam masa pacaran, anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita, sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Demikian pula dengan pacaran. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya.&nbsp;</p>
<p>Dalam memberikan pengarahan dan pengawasan terhadap remaja yang sedang jatuh cinta, orangtua hendaknya bersikap seimbang, seimbang antar pengawasan dengan kebebasan. Semakin muda usia anak, semakin ketat pengawasan yang diberikan tetapi anak harus banyak diberi pengertian agar mereka tidak ketakutan dengan orangtua yang dapat menyebabkan mereka berpacaran dengan sembunyi-sembunyi. Apabila usia makin meningkat, orangtua dapat memberi lebih banyak kebebasan kepada anak. Namun, tetap harus dijaga agar mereka tidak salah jalan. Menyesali kesalahan yang telah dilakukan sesungguhnya kurang bermanfaat.</p>
<p>Penyelesaian masalah dalam pacaran membutuhkan kerja sama orangtua dengan anak. Misalnya, ketika orangtua tidak setuju dengan pacar pilihan si anak. Ketidaksetujuan ini hendaknya diutarakan dengan bijaksana. Jangan hanya dengan kekerasan dan kekuasaan. Berilah pengertian sebaik-baiknya. Bila tidak berhasil, gunakanlah pihak ketiga untuk menengahinya. Hal yang paling penting di sini adalah adanya komunikasi dua arah antara orangtua dan anak. Orangtua hendaknya menjadi sahabat anak. Orangtua hendaknya selalu menjalin dan menjaga komunikasi dua arah dengan sebaik-baiknya sehingga anak tidak merasa takut menyampaikan masalahnya kepada orangtua.</p>
<p>Dalam menghadapi masalah pergaulan bebas antar jenis di masa kini, orangtua hendaknya memberikan bimbingan pendidikan seksual secara terbuka, sabar, dan bijaksana kepada para remaja. Remaja hendaknya diberi pengarahan tentang kematangan seksual serta segala akibat baik dan buruk dari adanya kematangan seksual. Orangtua hendaknya memberikan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan yang sesuai dengan Buddha Dhamma. Sang Buddha telah memberikan pedoman untuk bergaul yang tentunya juga sesuai untuk pegangan hidup para remaja. Mereka hendaknya dididik selalu ingat dan melaksanakan Pancasila Buddhis. Pancasila Buddhis atau lima latihan kemoralan ini adalah latihan untuk menghindari pembunuhan, pencurian, pelanggaran kesusilaan, kebohongan, dan mabuk-mabukan. Dengan memiliki latihan kemoralan yang kuat, remaja akan lebih mudah menentukan sikap dalam bergaul. Mereka akan mempunyai pedoman yang jelas tentang perbuatan yang boleh dilakukan dan perbuatan yang tidak boleh dikerjakan. Dengan demikian, mereka akan menghindari perbuatan yang tidak boleh dilakukan dan melaksanakan perbuatan yang harus dilakukan.</li>
</ol>
<p><strong>KIAT POKOK MENGATASI KENAKALAN REMAJA</strong></p>
<p>Sebagian besar orangtua di jaman sekarang sangat sibuk mencari nafkah. Mereka sudah tidak mempunyai banyak kesempatan untuk dapat mengikuti terus kemana pun anak-anaknya pergi. Padahal, kenakalan remaja banyak bersumber dari pergaulan. Oleh karena itu, orangtua hendaknya dapat memberikan inti pendidikan kepada para remaja. Inti pendidikan adalah sebuah pedoman dasar pergaulan yang singkat, padat, dan mudah diingat serta mudah dilaksanakan. Pedoman ini telah diberikan oleh Sang Buddha dalam Kitab Suci Tipitaka, <em>Anguttara Nikaya I, 51</em>.</p>
<p>Dengan memberikan inti pendidikan ini, kemana saja anak pergi ia akan selalu ingat pesan orangtua dan dapat menjaga dirinya sendiri. Anak menjadi mandiri dan dapat dipercaya, karena dirinya sendirinyalah yang akan mengendalikan dirinya sendiri. Selama seseorang masih memerlukan pihak lain untuk mengendalikan dirinya sendiri, selama itu pula ia akan berpotensi melanggar peraturan bila si pengendali tidak berada di dekatnya.</p>
<p>Inti pendidikan ini terdiri dari dua hal yaitu :</p>
<ul>
<li><strong>HIRI = MALU BERBUAT JAHAT</strong><br />
Benteng penjaga pertama agar remaja tidak salah langkah dalam hidup ini adalah menumbuhkan <em>hiri</em> atau rasa malu melakukan perbuatan yang tidak benar atau jahat.&nbsp;</p>
<p>Dalam memberikan pendidikan, orangtua hendaknya dengan tegas dapat menunjukkan kepada anak perbedaan dan akibat dari perbuatan baik dan tidak baik atau perbuatan benar dan tidak benar. Kejelasan orangtua menerangkan hal ini akan dapat menghilangkan keraguan anak dalam mengambil keputusan. Keputusan untuk memilih kebaikan dan meninggalkan kejahatan. Penjelasan akan hal ini sebaiknya diberikan sejak dini. Semakin awal semakin baik.</p>
<p>Berikanlah pengertian dan teladan tentang latihan kemoralan. Berikanlah kesempatan anak agar dapat meniru perilaku kebajikan orangtuanya. Ajarkan dan didiklah mereka untuk tidak melakukan pembunuhan, pencurian, pelanggaran kesusilaan, kebohongan, dan mabuk-mabukan. Gunakanlah acara-acara di televisi sebagai alat pengajaran. Tunjukkan kepada mereka bahwa kejahatan tidak akan pernah menang. Kejahatan akan musnah pada akhirnya. Sebaliknya, walaupun kebaikan kadang menderita di awalnya akhirnya akan memperoleh kebahagiaan juga.</p>
<p>Apabila anak sudah dapat dengan jelas membedakan kebaikan dan keburukan, tahap berikutnya adalah menumbuhkan rasa malu untuk melakukan kejahatan. Kondisikanlah pikiran anak punya rasa malu, merasa tidak pantas melakukan pelanggaran peraturan kemoralan baik yang diberikan oleh Sang Buddha maupun oleh masyarakat lingkungan. Mengkondisikan munculnya rasa malu dapat menggunakan cara seperti ketika orangtua mengenalkan pakaian kepada anak-anaknya. Orangtua selalu berusaha memberikan pakaian yang layak untuk anak-anaknya. Namun, apabila suatu saat anak mengenakan pakaian dengan tidak pantas atau mungkin tersingkap sedikit, orangtua segera membenahinya dan mengatakan, menegaskan bahwa hal itu memalukan. Sikap itu masih berkenaan dengan masalah pakaian fisik. Pakaian batin pun juga demikian. Orangtua bila mengetahui bahwa anaknya melakukan suatu perbuatan yang tidak pantas maka katakan segera bahwa hal itu memalukan. Kemudian berikanlah saran agar dia tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Bila perbuatan itu masih diulang, berilah sanksi. Berilah hukuman yang mendidik bila perbuatan itu tetap diulang. Usahakan dengan berbagai cara agar anak tidak lagi mengulang perbuatan yang tidak baik itu.</li>
<li><strong>OTTAPPA = TAKUT AKIBAT PERBUATAN JAHAT</strong><br />
Apabila anak bertambah besar, orangtua selain menunjukkan bahwa suatu perbuatan tertentu tidak pantas, memalukan untuk dilakukan oleh anaknya, maka orangtua dapat meningkatkannya dengan memberikan uraian tentang akibat perbuatan buruk yang dilakukan anaknya. Akibat buruk terutama adalah yang diterima oleh si anak sendiri, kemudian terangkan pula dampak negatif yang akan diterima pula oleh orangtua, keluarganya serta lingkungannya. Orangtua dapat memberikan perumpamaan bahwa bila diri sendiri tidak ingin dicubit, maka janganlah mencubit orang lain. Artinya, apabila kita tidak senang terhadap suatu perbuatan tertentu, sebenarnya hampir semua orang pun bahkan semua mahluk cenderung tidak suka pula dengan hal itu. Rata-rata semua mahluk, dalam hal ini, manusia memiliki perasaan serupa. Penjelasan seperti ini akan membangkitkan kesadaran anak bahwa perbuatan buruk yang tidak ingin dialaminya akan menimbulkan perasaan yang sama bagi orang lain. Dan apalagi bila telah tiba waktunya nanti, kamma buruk berbuah, penderitaan akan mengikuti si pelaku kejahatan.</li>
</ul>
<p>Menumbuhkembangkan perasaan malu dan takut melakukan perbuatan yang tidak baik ataupun berbagai bentuk kejahatan inilah yang akan menjadi &#8216;pengawas setia&#8217; dalam diri setiap orang, khususnya para remaja. Selama dua puluh empat jam sehari, &#8216;pengawas&#8217; ini akan melaksanakan tugasnya. Kemanapun anak pergi, ia akan selalu dapat mengingat dan melaksanakan kedua hal sederhana ini. Ia akan selalu dapat menempatkan dirinya sendiri dalam lingkungan apapun juga sehingga akan mampu membahagiakan dirinya sendiri, orangtua dan juga lingkungannya. Orangtua sudah tidak akan merasa kuatir lagi menghadapi anak-anaknya yang beranjak remaja. Orangtua tidak akan ragu lagi menyongsong era globalisasi. Orangtua merasa mantap dengan persiapan mental yang telah diberikan kepada anak-anaknya. Oleh karena itu, pendidikan anak di masa kecil yang sedemikian rumit tampaknya, akan dapat dinikmati hasilnya di hari tua.</p>
<p>Sesungguhnya memang diri sendiri itulah pelindung bagi diri sendiri. Suka dan duka yang kita alami adalah hasil perbuatan kita sendiri. Sebab, oleh diri sendiri kejahatan dilakukan; oleh diri sendiri pula kejahatan dapat dihindarkan. Oleh karena itu, dengan memberikan pengertian yang baik tentang inti pendidikan tersebut kepada anak-anak, diharapkan anak akan dapat membawa diri dan menjaga dirinya sendiri agar dapat tercapai kebahagiaan. Kebahagiaan bagi dirinya sendiri. Kebahagiaan bagi orangtuanya. Kebahagiaan bagi lingkungannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=210&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/kiat-utama-mengatasi-kenakalan-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah cinta yang anda alami pantas untuk di perjuangkan sampai akhir?</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/apakah-cinta-yang-anda-alami-pantas-untuk-di-perjuangkan-sampai-akhir/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/apakah-cinta-yang-anda-alami-pantas-untuk-di-perjuangkan-sampai-akhir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 17:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Hal itu tentu saja pandangan tiap orang berbeda-beda, pandangan dari yang mengalami sendiri dengan yang hanya mendengarkan cerita tentu saja bisa berbeda, itulah kenapa dibutuhkan sharing2, karena kita ingin mengetahui apa yang orang lain lakukan ketika mengalami hal tersebut? apakah yang kita lakukan sudah cukup benar? ataukah saya harus melakukan hal yang sebaliknya? COMPARISON! Lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=206&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hal itu tentu saja pandangan tiap orang berbeda-beda, pandangan dari yang mengalami sendiri dengan yang hanya mendengarkan cerita tentu saja bisa berbeda, itulah kenapa dibutuhkan sharing2, karena kita ingin mengetahui apa yang orang lain lakukan ketika mengalami hal tersebut? apakah yang kita lakukan sudah cukup benar? ataukah saya harus melakukan hal yang sebaliknya? COMPARISON!</p>
<p>Lalu bagaimana standar cinta yang pantas untuk diperjuangankan? menurut saya pribadi, tidak ada standar, karena cinta bukan ilmu pasti, ada yang bilang cinta itu mengalahkan logika, itu benar, karena banyak orang lebih mengutamakan feeling daripada logika, biasanya hal itu dialami oleh wanita… *maaf yah…</p>
<p><span id="more-206"></span> Ada juga yang tetap berdasarkan logika dibanding feeling, yang biasanya nanti orangnya di cap “dingin” atau tidak berperasaan… apakah selalu benar begitu? once again, it’s relative, u decided, not us!</p>
<p>Yang penting adalah anda mengerti sampai dimana limit anda untuk berkorban/berjuang demi cinta anda, karena cinta itu relative, maka tiap orang limitnya berbeda2. Mengetahui limit kita masing2 adalah hal yang sangat penting, karena kita tentunya tidak ingin kita dapat tag “love is blind” tetapi jangan juga kita cepat menyerah, karena biasanya sesuatu yang diperjuangkan mati2an sampai batas akhir jika berhasil akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih lagi.</p>
<p>Hal lain adalah Balance/keseimbangan, ingatlah cinta dialami dan untuk 2 orang, saat anda berkorban mati2an demi hubungan anda dan pasangan, apakah pasangan juga melakukan hal yang sama? jika ya, cinta itu pantas di perjuangkan bersama. Jika hanya anda saja yang selalu berkorban, hey… that is not love and usualy didn’t worked! sample gampangnya : anda sudah menyerahkan semua yang anda miliki, jiwa, raga, materi, tetapi dimata pasangan, anda selalu kelihatan kurang dan tindakan, perbuatan, perkataan bahkan pikirannya selalu menyakitkan anda, so better u STOP fight it! ingatlah kembali tujuan cinta, kebahagiaan bukan penderitaan. Goodluck for your love &amp; life!</p>
<p>sumber:</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.callrid.com/blog/detail/885/apakah_cinta_yang_anda_alami_pantas_untuk_di_perjuangkan_sampai_akhir/" target="_blank">http://www.callrid.com/blog/detail/885/apakah_cinta_yang_anda_alami_pantas_untuk_di_perjuangkan_sampai_akhir/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=206&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/apakah-cinta-yang-anda-alami-pantas-untuk-di-perjuangkan-sampai-akhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ku mencintai nya&#8230;</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/ku-mencintai-nya/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/ku-mencintai-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 17:21:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Mari Kita meresapi dalam-dalam dari sebuah cerita ini&#8230; selamat membaca&#8230; Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya. Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Cinta itu butuh kesabaran…Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita??? Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=196&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mari Kita meresapi dalam-dalam dari sebuah cerita ini&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>selamat membaca&#8230;</p>
<p>Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya. Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Cinta itu butuh kesabaran…Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita??? Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita.. Aku menjadi perempuan yg paling bahagia…..</p>
<p>Pernikahan kami sederhana namun meriah….. Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu. Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan &amp; mapan pula. Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya.</p>
<p>Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu.. Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci….</p>
<p>Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku. Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.</p>
<p><span id="more-196"></span></p>
<p>Lima tahun berlalu sudah kami menjadi suami istri, sangat tak terasa waktu begitu cepat berjalan walaupun kami hanya hidup berdua saja karena sampai saat ini aku belum bisa memberikannya seorang malaikat kecil (bayi) di tengah keharmonisan rumah tangga kami. Karena dia anak lelaki satu-satunya dalam keluarganya, jadi aku harus berusaha untuk mendapatkan penerus generasi baginya.</p>
<p>Alhamdulillah saat itu suamiku mendukungku… Ia mengaggap Allah belum mempercayai kami untuk menjaga titipan-NYA. Tapi keluarganya mulai resah. Dari awal kami menikah, ibu &amp; adiknya tidak menyukaiku. Aku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari mereka, namun aku selalu berusaha menutupi hal itu dari suamiku…</p>
<p>Didepan suami ku mereka berlaku sangat baik padaku, tapi dibelakang suami ku, aku dihina-hina oleh mereka Pernah suatu ketika satu tahun usia pernikahan kami, suamiku mengalami kecelakaan, mobilnya hancur. Alhamdulillah suami ku selamat dari maut yang hampir membuat ku menjadi seorang janda itu.</p>
<p>Ia dirawat dirumah sakit pada saat dia belum sadarkan diri setelah kecelakaan. Aku selalu menemaninya siang &amp; malam sambil kubacakan ayat-ayat suci Al – Qur’an. Aku sibuk bolak-balik dari rumah sakit dan dari tempat aku melakukan aktivitas sosial ku, aku sibuk mengurus suamiku yang sakit karena kecelakaan.</p>
<p>Namun saat ketika aku kembali ke rumah sakit setelah dari rumah kami, aku melihat di dalam kamarnya ada ibu, adik-adiknya dan teman-teman suamiku, dan disaat itu juga.. aku melihat ada seorang wanita yang sangat akrab mengobrol dengan ibu mertuaku. Mereka tertawa menghibur suamiku.</p>
<p>Alhamdulillah suamiku ternyata sudah sadar, aku menangis ketika melihat suami ku sudah sadar, tapi aku tak boleh sedih di hadapannya.</p>
<p>Kubuka pintu yang tertutup rapat itu sambil mengatakan, “Assalammu’alaikum” dan mereka menjawab salam ku. Aku berdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihatku. Suamiku menatapku penuh manja, mungkin ia kangen padaku karena sudah 5 hari mata nya selalu tertutup.</p>
<p>Tangannya melambai, mengisyaratkan aku untuk memegang tangannya erat. Setelah aku menghampirinya, kucium tangannya sambil berkata “Assalammu’alaikum”, ia pun menjawab salam ku dengan suaranya yg lirih namun penuh dengan cinta. Aku pun senyum melihat wajahnya.</p>
<p>Lalu.. Ibu nya berbicara denganku …</p>
<p>“Fis, kenalkan ini Desi teman Fikri”.</p>
<p>Aku teringat cerita dari suamiku bahwa teman baiknya pernah mencintainya, perempuan itu bernama Desi dan dia sangat akrab dengan keluarga suamiku. Hingga akhirnya aku bertemu dengan orangnya juga. Aku pun langsung berjabat tangan dengannya, tak banyak aku bicara di dalam ruangan tersebut,aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.</p>
<p>Aku sibuk membersihkan &amp; mengobati luka-luka di kepala suamiku, baru sebentar aku membersihkan mukanya, tiba-tiba adik ipar ku yang bernama Dian mengajakku keluar, ia minta ditemani ke kantin. Dan suamiku pun mengijinkannya. Kemudian aku pun menemaninya.</p>
<p>Tapi ketika di luar adik ipar ku berkata, ”lebih baik kau pulang saja, ada</p>
<p>kami yg menjaga abang disini. Kau istirahat saja. ”</p>
<p>Anehnya, aku tak diperbolehkan berpamitan dengan suamiku dengan alasan abang harus banyak beristirahat dan karena psikologisnya masih labil. Aku berdebat dengannya mempertanyakan mengapa aku tidak diizinkan berpamitan dengan suamiku. Tapi tiba-tiba ibu mertuaku datang menghampiriku dan ia juga mengatakan hal yang sama. Nantinya dia akan memberi alasan pada suamiku mengapa aku pulang tak berpamitan padanya, toh suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik ibunya Salah ataupun Tidak, suamiku tetap saja membenarkannya. Akhirnya aku pun pergi meninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air mata.</p>
<p>Sejak saat itu aku tidak pernah diijinkan menjenguk suamiku sampai ia kembali dari rumah sakit. Dan aku hanya bisa menangis dalam kesendirianku. Menangis mengapa mereka sangat membenciku.</p>
<p>***</p>
<p>Hari itu.. aku menangis tanpa sebab, yang ada di benakku aku takut kehilangannya, aku takut cintanya dibagi dengan yang lain.</p>
<p>Pagi itu, pada saat aku membersihkan pekarangan rumah kami, suamiku memanggil ku ke taman belakang, ia baru saja selesai sarapan, ia mengajakku duduk di ayunan favorit kami sambil melihat ikan-ikan yang bertaburan di kolam air mancur itu.</p>
<p>Aku bertanya, ”Ada apa kamu memanggilku?”</p>
<p>Ia berkata, ”Besok aku akan menjenguk keluargaku di Sabang”</p>
<p>Aku menjawab, ”Ia sayang.. aku tahu, aku sudah mengemasi barang-barang kamu di travel bag dan kamu sudah memeegang tiket bukan?”</p>
<p>“Ya tapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan aku akan pulang dengan mama ku”, jawabnya tegas.</p>
<p>“Mengapa baru sekarang bicara, aku pikir hanya seminggu saja kamu disana?“, tanya ku balik kepadanya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewa karena ia baru memberitahukan rencana kepulanggannya itu, padahal aku telah bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.</p>
<p>”Mama minta aku yang menemaninya saat pulang nanti”, jawabnya tegas.</p>
<p>”Sekarang aku ingin seharian dengan kamu karena nanti kita 3 minggu tidak bertemu, ya kan?”, lanjut nya lagi sambil memelukku dan mencium keningku. Hatiku sedih dengan keputusannya, tapi tak boleh aku tunjukkan pada nya.</p>
<p>Bahagianya aku dimanja dengan suami yang penuh dengan rasa sayang &amp; cintanya walau terkadang ia bersikap kurang adil terhadapku.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Aku hanya bisa tersenyum saja, padahal aku ingin bersama Suamiku, tapi karena keluarganya tidak menyukaiku hanya karena mereka cemburu padaku karena Suamiku sangat sayang padaku.</p>
<p>Kemudian aku memutuskan agar ia saja yg pergi dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran anggaran rumah tangga kami.</p>
<p>Karena ini acara sakral bagi keluarganya, jadi seluruh keluarganya harus komplit. Walaupun begitu, aku pun tetap tak akan diperdulikan oleh keluarganya harus datang ataupun tidak. Tidak hadir justru membuat mereka sangat senang dan aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.</p>
<p>Malam sebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluan yang akan dibawanya ke Sabang, ia menatapku dan menghapus airmata yang jatuh dipipiku, lalu aku peluk erat dirinya. Hati ini bergumam tak merelakan dia pergi seakan terjadi sesuatu, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.</p>
<p>Aku tidak pernah ditinggal pergi selama ini, karena kami selalu bersama-sama kemana pun ia pergi.</p>
<p>Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian dan tidak memiliki teman, karena biasanya hanya pembantu sajalah teman mengobrolku.</p>
<p>Hati ini sedih akan di tinggal pergi olehnya.</p>
<p>Sampai keesokan harinya, aku terus menangis.. menangisi kepergiannya. Aku tak tahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak boleh berburuk sangka. Aku harus percaya apada suamiku. Dia pasti akan selalu menelponku.</p>
<p>***</p>
<p>Berjauhan dengan suamiku, aku merasa sangat tidak nyaman, aku merasa sendiri. Untunglah aku mempunyai kesibukan sebagai seorang aktivis, jadinya aku tak terlalu kesepian ditinggal pergi ke Sabang.</p>
<p>Saat kami berhubungan jarak jauh, komunikasi kami memburuk dan aku pun jatuh sakit. Rahimku terasa sakit sekali seperti di lilit oleh tali. Tak tahan aku menahan rasa sakit dirahimku ini, sampai-sampai aku mengalami pendarahan. Aku dilarikan ke rumah sakit oleh adik laki-lakiku yang kebetulan menemaniku disana. Dokter memvonis aku terkena kanker mulut rahim stadium 3.</p>
<p>Aku menangis.. apa yang bisa aku banggakan lagi..</p>
<p>Mertuaku akan semakin menghinaku, suamiku yang malang yang selalu berharap akan punya keturunan dari rahimku.. namun aku tak bisa memberikannya keturunan. Dan kemudian aku hanya bisa memeluk adikku.</p>
<p>Aku kangen pada suamiku, aku selalu menunggu ia pulang dan bertanya-tanya, “kapankah ia segera pulang?” aku tak tahu..</p>
<p>Sementara suamiku disana, aku tidak tahu mengapa ia selalu marah-marah jika menelponku. Bagaimana aku akan menceritakan kondisiku jika ia selalu marah-marah terhadapku..</p>
<p>Lebih baik aku tutupi dulu tentang hal ini dan aku juga tak mau membuatnya khawatir selama ia berada di Sabang.</p>
<p>Lebih baik nanti saja ketika ia sudah pulang dari Sabang, aku akan cerita padanya. Setiap hari aku menanti suamiku pulang, hari demi hari aku hitung…</p>
<p>Sudah 3 minggu suamiku di Sabang, malam itu ketika aku sedang melihat foto-foto kami, ponselku berbunyi menandakan ada sms yang masuk.</p>
<p>Kubuka di inbox ponselku, ternyata dari suamiku yang sms.</p>
<p>Ia menulis, “aku sudah beli tiket untuk pulang, aku pulangnya satu hari lagi, aku akan kabarin lagi”.</p>
<p>Hanya itu saja yang diinfokannya. Aku ingin marah, tapi aku pendam saja ego yang tidak baik ini. Hari yg aku tunggu pun tiba, aku menantinya di rumah.</p>
<p>Sebagai seorang istri, aku pun berdandan yang cantik dan memakai parfum kesukaannya untuk menyambut suamiku pulang, dan nantinya aku juga akan menyelesaikan masalah komunikasi kami yg buruk akhir-akhir ini.</p>
<p>Bel pun berbunyi, kubukakan pintu untuknya dan ia pun mengucap salam. Sebelum masuk, aku pegang tangannya kedepan teras namun ia tetap berdiri, aku membungkuk untuk melepaskan sepatu, kaos kaki dan kucuci kedua kakinya, aku tak mau ada syaithan yang masuk ke dalam rumah kami.</p>
<p>Setelah itu akupun berdiri langsung mencium tangannya tapi apa reaksinya..</p>
<p>Masya Allah.. ia tidak mencium keningku, ia hanya diam dan langsung naik keruangan atas, kemudian mandi dan tidur tanpa bertanya kabarku..</p>
<p>Aku hanya berpikir, mungkin dia capek. Aku pun segera merapikan bawaan nya sampai aku pun tertidur. Malam menunjukkan 1/3 malam, mengingatkan aku pada tempat mengadu yaitu Allah, Sang Maha Pencipta.</p>
<p>Biasa nya kami selalu berjama’ah, tapi karena melihat nya tidur sangat pulas, aku tak tega membangunkannya. Aku hanya mengelus wajahnya dan aku cium keningnya, lalu aku sholat tahajud 8 rakaat plus witir 3 raka’at.</p>
<p>***</p>
<p>Aku mendengar suara mobilnya, aku terbangun lalu aku melihat dirinya dari balkon kamar kami yang bersiap-siap untuk pergi. Lalu aku memanggilnya tapi ia tak mendengar. Kemudian aku ambil jilbabku dan aku berlari dari atas ke bawah tanpa memperdulikan darah yg bercecer dari rahimku untuk mengejarnya tapi ia begitu cepat pergi.</p>
<p>Aku merasa ada yang aneh dengan suamiku. Ada apa dengan suamiku? Mengapa ia bersikap tidak biasa terhadapku?</p>
<p>Aku tidak bisa diam begitu saja, firasatku mengatakan ada sesuatu. Saat itu juga aku langsung menelpon kerumah mertuaku dan kebetulan Dian yang mengangkat telponnya, aku bercerita dan aku bertanya apa yang sedang terjadi dengan suamiku. Dengan enteng ia menjawab, “Loe pikir aja sendiri!!!”. Telpon pun langsung terputus.</p>
<p>Ada apa ini? Tanya hatiku penuh dalam kecemasan. Mengapa suamiku berubah setelah ia kembali dari kota kelahirannya. Mengapa ia tak mau berbicara padaku, apalagi memanjakan aku.</p>
<p>Semakin hari ia menjadi orang yang pendiam, seakan ia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorang suami. Kami hanya berbicara seperlunya saja, aku selalu diintrogasinya. Selalu bertanya aku dari mana dan mengapa pulang terlambat dan ia bertanya dengan nada yg keras. Suamiku telah berubah..</p>
<p>Bahkan yang membuat ku kaget, aku pernah dituduhnya berzina dengan mantan pacarku. Ingin rasanya aku menampar suamiku yang telah menuduhku serendah itu, tapi aku selalu ingat.. sebagaimana pun salahnya seorang suami, status suami tetap di atas para istri, itu pedoman yang aku pegang.</p>
<p>Aku hanya berdo’a semoga suamiku sadar akan prilakunya.</p>
<p>***</p>
<p>Dua tahun berlalu, suamiku tak kunjung berubah juga. Aku menangis setiap malam, lelah menanti seperti ini, kami seperti orang asing yang baru saja berkenalan.</p>
<p>Kemesraan yang kami ciptakan dulu telah sirna. Walaupun kondisinya tetap seperti itu, aku tetap merawatnya &amp; menyiakan segala yang ia perlukan. Penyakitkupun masih aku simpan dengan baik dan sekalipun ia tak pernah bertanya perihal obat apa yang aku minum. Kebahagiaan ku telah sirna, harapan menjadi ibu pun telah aku pendam. Aku tak tahu kapan ini semua akan berakhir.</p>
<p>Bersyukurlah.. aku punya penghasilan sendiri dari aktifitasku sebagai seorang guru ngaji, jadi aku tak perlu meminta uang padanya hanya untuk pengobatan kankerku. Aku pun hanya berobat semampuku.</p>
<p>Sungguh.. suami yang dulu aku puja dan aku banggakan, sekarang telah menjadi orang asing bagiku, setiap aku bertanya ia selalu menyuruhku untuk berpikir sendiri. Tiba-tiba saja malam itu setelah makan malam usai, suamiku memanggilku.</p>
<p>“Ya, ada apa Yah!” sahutku dengan memanggil nama kesayangannya “Ayah”.</p>
<p>“Lusa kita siap-siap ke Sabang ya.” Jawabnya tegas.</p>
<p>“Ada apa? Mengapa?”, sahutku penuh dengan keheranan.</p>
<p>Astaghfirullah.. suami ku yang dulu lembut tiba-tiba saja menjadi kasar, dia membentakku. Sehingga tak ada lagi kelanjutan diskusi antara kami.</p>
<p>Dia mengatakan ”Kau ikut saja jangan banyak tanya!!”</p>
<p>Lalu aku pun bersegera mengemasi barang-barang yang akan dibawa ke Sabang sambil menangis, sedih karena suamiku kini tak ku kenal lagi.</p>
<p>Lima tahun kami menikah dan sudah 2 tahun pula ia menjadi orang asing buatku. Ku lihat kamar kami yg dulu hangat penuh cinta yang dihiasi foto pernikahan kami, sekarang menjadi dingin.. sangat dingin dari batu es. Aku menangis dengan kebingungan ini. Ingin rasanya aku berontak berteriak, tapi aku tak bisa.</p>
<p>Suamiku tak suka dengan wanita yang kasar, ngomong dengan nada tinggi, suka membanting barang-barang. Dia bilang perbuatan itu menunjukkan sikap ketidakhormatan kepadanya. Aku hanya bisa bersabar menantinya bicara dan sabar mengobati penyakitku ini, dalam kesendirianku..</p>
<p>***</p>
<p>Kami telah sampai di Sabang, aku masih merasa lelah karena semalaman aku tidak tidur karena terus berpikir. Keluarga besarnya juga telah berkumpul disana, termasuk ibu &amp; adik-adiknya. Aku tidak tahu ada acara apa ini..</p>
<p>Aku dan suamiku pun masuk ke kamar kami. Suamiku tak betah didalam kamar tua itu, ia pun langsung keluar bergabung dengan keluarga besarnya.</p>
<p>Baru saja aku membongkar koper kami dan ingin memasukkannya ke dalam lemari tua yg berada di dekat pintu kamar, lemari tua yang telah ada sebelum suamiku lahir, tiba-tiba Tante Lia, tante yang sangat baik padaku memanggil ku untuk bersegera berkumpul diruang tengah, aku pun menuju ke ruang keluarga yang berada ditengah rumah besar itu, yang tampak seperti rumah zaman peninggalan belanda.</p>
<p>Kemudian aku duduk disamping suamiku, dan suamiku menunduk penuh dengan kebisuan, aku tak berani bertanya padanya.</p>
<p>Tiba-tiba saja neneknya, orang yang dianggap paling tua dan paling berhak atas semuanya, membuka pembicaraan.</p>
<p>“Baiklah, karena kalian telah berkumpul, nenek ingin bicara dengan kau Fisha”. Neneknya berbicara sangat tegas, dengan sorot mata yang tajam.</p>
<p>”Ada apa ya Nek?” sahutku dengan penuh tanya..</p>
<p>Nenek pun menjawab, “Kau telah bergabung dengan keluarga kami hampir 8 tahun, sampai saat ini kami tak melihat tanda-tanda kehamilan yang sempurna sebab selama ini kau selalu keguguran!!“.</p>
<p>Aku menangis.. untuk inikah aku diundang kemari? Untuk dihina ataukah dipisahkan dengan suamiku?</p>
<p>“Sebenarnya kami sudah punya calon untuk Fikri, dari dulu.. sebelum kau menikah dengannya. Tapi Fikri anak yang keras kepala, tak mau di atur,dan akhirnya menikahlah ia dengan kau.” Neneknya berbicara sangat lantang, mungkin logat orang Sabang seperti itu semua.</p>
<p>Aku hanya bisa tersenyum dan melihat wajah suamiku yang kosong matanya.</p>
<p>“Dan aku dengar dari ibu mertuamu kau pun sudah berkenalan dengannya”, neneknya masih melanjutkan pembicaraan itu.</p>
<p>Sedangkan suamiku hanya terdiam saja, tapi aku lihat air matanya. Ingin aku peluk suamiku agar ia kuat dengan semua ini, tapi aku tak punya keberanian itu.</p>
<p>Neneknya masih saja berbicara panjang lebar dan yang terakhir dari ucapannya dengan mimik wajah yang sangat menantang kemudian berkata, “kau maunya gimana? kau dimadu atau diceraikan?“</p>
<p>MasyaAllah.. kuatkan hati ini.. aku ingin jatuh pingsan. Hati ini seakan remuk mendengarnya, hancur hatiku. Mengapa keluarganya bersikap seperti ini terhadapku..</p>
<p>Aku selalu munutupi masalah ini dari kedua orang tuaku yang tinggal di pulau</p>
<p>kayu, mereka mengira aku sangat bahagia 2 tahun belakangan ini.</p>
<p>“Fish, jawab!.” Dengan tegas Ibunya langsung memintaku untuk menjawab.</p>
<p>Aku langsung memegang tangan suamiku. Dengan tangan yang dingin dan gemetar aku menjawab dengan tegas.</p>
<p>Walaupun aku tidak bisa berdiskusi dulu dengan imamku, tapi aku dapat berdiskusi dengannya melalui bathiniah.</p>
<p>‘’Untuk kebaikan dan masa depan keluarga ini, aku akan menyambut baik seorang wanita baru dirumah kami..”</p>
<p>Itu yang aku jawab, dengan kata lain aku rela cintaku dibagi. Dan pada saat itu juga suamiku memandangku dengan tetesan air mata, tapi air mataku tak sedikit pun menetes di hadapan mereka.</p>
<p>Aku lalu bertanya kepada suamiku, “Ayah siapakah yang akan menjadi sahabatku dirumah kita nanti, yah?”</p>
<p>Suamiku menjawab, ”Dia Desi!”</p>
<p>Aku pun langsung menarik napas dan langsung berbicara, ”Kapan pernikahannya berlangsung? Apa yang harus saya siapkan dalam pernikahan ini Nek?.”</p>
<p>Ayah mertuaku menjawab, “Pernikahannya 2 minggu lagi.”</p>
<p>”Baiklah kalo begitu saya akan menelpon pembantu di rumah, untuk menyuruhnya mengurus KK kami ke kelurahan besok”, setelah berbicara seperti itu aku permisi untuk pamit ke kamar.</p>
<p>Tak tahan lagi.. air mata ini akan turun, aku berjalan sangat cepat, aku buka pintu kamar dan aku langsung duduk di tempat tidur. Ingin berteriak, tapi aku sendiri disini. Tak kuat rasanya menerima hal ini, cintaku telah dibagi. Sakit. Diiringi akutnya penyakitku..</p>
<p>Apakah karena ini suamiku menjadi orang yang asing selama 2 tahun belakangan ini?</p>
<p>Aku berjalan menuju ke meja rias, kubuka jilbabku, aku bercermin sambil bertanya-tanya, “sudah tidak cantikkah aku ini?“</p>
<p>Ku ambil sisirku, aku menyisiri rambutku yang setiap hari rontok. Kulihat wajahku, ternyata aku memang sudah tidak cantik lagi, rambutku sudah hampir habis.. kepalaku sudah botak dibagian tengahnya.</p>
<p>Tiba-tiba pintu kamar ini terbuka, ternyata suamiku yang datang, ia berdiri dibelakangku. Tak kuhapus air mata ini, aku bersegera memandangnya dari cermin meja rias itu.</p>
<p>Kami diam sejenak, lalu aku mulai pembicaraan, “terima kasih ayah, kamu memberi sahabat kepada ku. Jadi aku tak perlu sedih lagi saat ditinggal pergi kamu nanti! Iya kan?.”</p>
<p>Suamiku mengangguk sambil melihat kepalaku tapi tak sedikitpun ia tersenyum dan bertanya kenapa rambutku rontok, dia hanya mengatakan jangan salah memakai shampo.</p>
<p>Dalam hatiku bertanya, “mengapa ia sangat cuek?” dan ia sudah tak memanjakanku lagi. Lalu dia berkata, “sudah malam, kita istirahat yuk!“</p>
<p>“Aku sholat isya dulu baru aku tidur”, jawabku tenang.</p>
<p>Dalam sholat dan dalam tidur aku menangis. Ku hitung mundur waktu, kapan aku akan berbagi suami dengannya. Aku pun ikut sibuk mengurusi pernikahan suamiku.</p>
<p>Aku tak tahu kalau Desi orang Sabang juga. Sudahlah, ini mungkin takdirku. Aku ingin suamiku kembali seperti dulu, yang sangat memanjakan aku atas rasa sayang dan cintanya itu..</p>
<p>***</p>
<p>Malam sebelum hari pernikahan suamiku, aku menulis curahan hatiku di laptopku.</p>
<p>Di laptop aku menulis saat-saat terakhirku melihat suamiku, aku marah pada suamiku yang telah menelantarkanku. Aku menangis melihat suamiku yang sedang tidur pulas, apa salahku? sampai ia berlaku sekejam itu kepadaku. Aku</p>
<p>save di mydocument yang bertitle “Aku Mencintaimu Suamiku.”</p>
<p>Hari pernikahan telah tiba, aku telah siap, tapi aku tak sanggup untuk keluar. Aku berdiri didekat jendela, aku melihat matahari, karena mungkin saja aku takkan bisa melihat sinarnya lagi. Aku berdiri sangat lama.. lalu suamiku yang telah siap dengan pakaian pengantinnya masuk dan berbicara padaku.</p>
<p>“Apakah kamu sudah siap?”</p>
<p>Kuhapus airmata yang menetes diwajahku sambil berkata :</p>
<p>“Nanti jika ia telah sah jadi istrimu, ketika kamu membawa ia masuk kedalam rumah ini, cucilah kakinya sebagaimana kamu mencuci kakiku dulu, lalu ketika kalian masuk ke dalam kamar pengantin bacakan do’a di ubun-ubunnya sebagaimana yang kamu lakukan padaku dulu. Lalu setelah itu..”, perkataanku terhenti karena tak sanggup aku meneruskan pembicaraan itu, aku ingin menagis meledak.</p>
<p>Tiba-tiba suamiku menjawab “Lalu apa Bunda?”</p>
<p>Aku kaget mendengar kata itu, yang tadinya aku menunduk seketika aku langsung menatapnya dengan mata yang berbinar-binar…</p>
<p>“Bisa kamu ulangi apa yang kamu ucapkan barusan?”, pintaku tuk menyakini bahwa kuping ini tidak salah mendengar.</p>
<p>Dia mengangguk dan berkata, ”Baik bunda akan ayah ulangi, lalu apa bunda?”, sambil ia mengelus wajah dan menghapus airmataku, dia agak sedikit membungkuk karena dia sangat tinggi, aku hanya sedadanya saja.</p>
<p>Dia tersenyum sambil berkata, ”Kita lihat saja nanti ya!”. Dia memelukku dan berkata, “bunda adalah wanita yang paling kuat yang ayah temui selain mama”..</p>
<p>Kemudian ia mencium keningku, aku langsung memeluknya erat dan berkata, “Ayah, apakah ini akan segera berakhir? Ayah kemana saja? Mengapa Ayah berubah? Aku kangen sama Ayah? Aku kangen belaian kasih sayang Ayah? Aku kangen dengan manjanya Ayah? Aku kesepian Ayah? Dan satu hal lagi yang harus Ayah tau, bahwa aku tidak pernah berzinah! Dulu.. waktu awal kita pacaran, aku memang belum bisa melupakannya, setelah 4 bulan bersama Ayah baru bisa aku terima, jika yang dihadapanku itu adalah lelaki yang aku cari. Bukan berarti aku pernah berzina Ayah.” Aku langsung bersujud di kakinya dan muncium kaki imamku sambil berkata, ”Aku minta maaf Ayah, telah membuatmu susah”.</p>
<p>Saat itu juga, diangkatnya badanku.. ia hanya menangis.</p>
<p>Ia memelukku sangat lama, 2 tahun aku menanti dirinya kembali. Tiba-tiba perutku sakit, ia menyadari bahwa ada yang tidak beres denganku dan ia bertanya, ”bunda baik-baik saja kan?” tanyanya dengan penuh khawatir.</p>
<p>Aku pun menjawab, “bisa memeluk dan melihat kamu kembali seperti dulu itu sudah mebuatku baik, Yah. Aku hanya tak bisa bicara sekarang“. Karena dia akan menikah. Aku tak mau membuat dia khawatir. Dia harus khusyu menjalani acara prosesi akad nikah tersebut.</p>
<p>***</p>
<p>Setelah tiba dimasjid, ijab-qabul pun dimulai. Aku duduk diseberang suamiku.</p>
<p>Aku melihat suamiku duduk berdampingan dengan perempuan itu, membuat hati ini cemburu, ingin berteriak mengatakan, “Ayah jangan!!”, tapi aku ingat akan kondisiku.</p>
<p>Jantung ini berdebar kencang saat mendengar ijab-qabul tersebut. Begitu ijab-qabul selesai, aku menarik napas panjang. Tante Lia, tante yang baik itu, memelukku.. Dalam hati aku berusaha untuk menguatkan hati ini. Ya… aku kuat.</p>
<p>Tak sanggup aku melihat mereka duduk bersanding dipelaminan. Orang-orang yang hadir di acara resepsi itu iba melihatku, mereka melihatku dengan tatapan sangat aneh, mungkin melihat wajahku yang selalu tersenyum, tapi dibalik itu.. hatiku menangis.</p>
<p>Sampai dirumah, suamiku langsung masuk ke dalam rumah begitu saja. Tak mencuci kakinya. Aku sangat heran dengan perilakunya. Apa iya, dia tidak suka dengan pernikahan ini?</p>
<p>Sementara itu Desi disambut hangat di dalam keluarga suamiku, tak seperti aku dahulu, yang di musuhi.</p>
<p>Malam ini aku tak bisa tidur, bagaimana bisa? Suamiku akan tidur dengan perempuan yang sangat aku cemburui. Aku tak tahu apa yang sedang mereka lakukan didalam sana.</p>
<p>Sepertiga malam pada saat aku ingin sholat lail aku keluar untuk berwudhu, lalu aku melihat ada lelaki yang mirip suamiku tidur disofa ruang tengah. Kudekati lalu kulihat. Masya Allah.. suamiku tak tidur dengan wanita itu, ia ternyata tidur disofa, aku duduk disofa itu sambil menghelus wajahnya yang lelah, tiba-tiba ia memegang tangan kiriku, tentu saja aku kaget.</p>
<p>“Kamu datang ke sini, aku pun tahu”, ia berkata seperti itu. Aku tersenyum dan megajaknya sholat lail. Setelah sholat lail ia berkata, “maafkan aku, aku tak boleh menyakitimu, kamu menderita karena ego nya aku. Besok kita pulang ke Jakarta, biar Desi pulang dengan mama, papa dan juga adik-adikku”</p>
<p>Aku menatapnya dengan penuh keheranan. Tapi ia langsung mengajakku untuk istirahat. Saat tidur ia memelukku sangat erat. Aku tersenyum saja, sudah lama ini tidak terjadi. Ya Allah.. apakah Engkau akan menyuruh malaikat maut untuk mengambil nyawaku sekarang ini, karena aku telah merasakan kehadirannya saat ini. Tapi.. masih bisakah engkau ijinkan aku untuk merasakan kehangatan dari suamiku yang telah hilang selama 2 tahun ini..</p>
<p>Suamiku berbisik, “Bunda kok kurus?”</p>
<p>Aku menangis dalam kebisuan. Pelukannya masih bisa aku rasakan.</p>
<p>Aku pun berkata, “Ayah kenapa tidak tidur dengan Desi?”</p>
<p>”Aku kangen sama kamu Bunda, aku tak mau menyakitimu lagi. Kamu sudah sering terluka oleh sikapku yang egois.” Dengan lembut suamiku menjawab seperti itu.</p>
<p>Lalu suamiku berkata, ”Bun, Ayah minta maaf telah menelantarkan bunda.. Selama ayah di Sabang, ayah dengar kalau bunda tidak tulus mencintai ayah, bunda seperti mengejar sesuatu, seperti mengejar harta ayah dan satu lagi.. ayah pernah melihat sms bunda dengan mantan pacar bunda dimana isinya kalau bunda gak mau berbuat “seperti itu” dan tulisan seperti itu diberi tanda kutip (“seperti itu”). Ayah ingin ngomong tapi takut bunda tersinggung dan ayah berpikir kalau bunda pernah tidur dengannya sebelum bunda bertemu ayah, terus ayah dimarahi oleh keluarga ayah karena ayah terlalu memanjakan bunda..”</p>
<p>Hati ini sakit ketika difitnah oleh suamiku, ketika tidak ada kepercayaan di dirinya, hanya karena omongan keluarganya yang tidak pernah melihat betapa tulusnya aku mencintai pasangan seumur hidupku ini.</p>
<p>Aku hanya menjawab, “Aku sudah ceritakan itu kan Yah.. Aku tidak pernah berzinah dan aku mencintaimu setulus hatiku, jika aku hanya mengejar hartamu, mengapa aku memilih kamu? Padahal banyak lelaki yang lebih mapan darimu waktu itu Yah.. Jika aku hanya mengejar hartamu, aku tak mungkin setiap hari menangis karena menderita mencintaimu..“</p>
<p>Entah aku harus bahagia atau aku harus sedih karena sahabatku sendirian dikamar pengantin itu. Malam itu, aku menyelesaikan masalahku dengan suamiku dan berusaha memaafkannya beserta sikap keluarganya juga.</p>
<p>Karena aku tak mau mati dalam hati yang penuh dengan rasa benci.</p>
<p>***</p>
<p>Keesokan harinya…</p>
<p>Ketika aku ingin terbangun untuk mengambil wudhu, kepalaku pusing, rahimku sakit sekali.. aku mengalami pendarahan dan suamiku kaget bukan main, ia langsung menggendongku.</p>
<p>Aku pun dilarikan ke rumah sakit..</p>
<p>Dari kejauhan aku mendengar suara zikir suamiku..</p>
<p>Aku merasakan tanganku basah..</p>
<p>Ketika kubuka mata ini, kulihat wajah suamiku penuh dengan rasa kekhawatiran.</p>
<p>Ia menggenggam tanganku dengan erat.. Dan mengatakan, ”Bunda, Ayah minta maaf…”</p>
<p>Berkali-kali ia mengucapkan hal itu. Dalam hatiku, apa ia tahu apa yang terjadi padaku?</p>
<p>Aku berkata dengan suara yang lirih, ”Yah, bunda ingin pulang.. bunda ingin bertemu kedua orang tua bunda, anterin bunda kesana ya, Yah..”</p>
<p>“Ayah jangan berubah lagi ya! Janji ya, Yah… !!! Bunda sayang banget sama Ayah.”</p>
<p>Tiba-tiba saja kakiku sakit sangat sakit, sakitnya semakin keatas, kakiku sudah tak bisa bergerak lagi.. aku tak kuat lagi memegang tangan suamiku. Kulihat wajahnya yang tampan, berlinang air mata.</p>
<p>Sebelum mata ini tertutup, kulafazkan kalimat syahadat dan ditutup dengan kalimat tahlil.</p>
<p>Aku bahagia melihat suamiku punya pengganti diriku..</p>
<p>Aku bahagia selalu melayaninya dalam suka dan duka..</p>
<p>Menemaninya dalam ketika ia mengalami kesulitan dari kami pacaran sampai kami menikah.</p>
<p>Aku bahagia bersuamikan dia. Dia adalah nafasku.</p>
<p>Untuk Ibu mertuaku : “Maafkan aku telah hadir didalam kehidupan anakmu sampai aku hidup didalam hati anakmu. Ketahuilah Ma.. dari dulu aku selalu berdo’a agar Mama merestui hubungan kami.</p>
<p>Mengapa engkau fitnah diriku didepan suamiku, apa engkau punya buktinya Ma?</p>
<p>Mengapa engkau sangat cemburu padaku Ma?</p>
<p>Fikri tetap milikmu Ma, aku tak pernah menyuruhnya untuk durhaka kepadamu, dari dulu aku selalu mengerti apa yang kamu inginkan dari anakmu, tapi mengapa kau benci diriku.. Dengan Desi kau sangat baik tetapi denganku menantumu kau bersikap sebaliknya..”</p>
<p>***</p>
<p>Setelah ku buka laptop, kubaca curhatan istriku.</p>
<p>========================== ===========================</p>
<p>Ayah, mengapa keluargamu sangat membenciku?</p>
<p>Aku dihina oleh mereka ayah..</p>
<p>Mengapa mereka bisa baik terhadapku pada saat ada dirimu?</p>
<p>Pernah suatu ketika aku bertemu Dian di jalan, aku menegurnya karena dia adik iparku tapi aku disambut dengan wajah ketidaksukaannya. Sangat terlihat Ayah..</p>
<p>Tapi ketika engkau bersamaku, Dian sangat baik, sangat manis dan ia memanggilku dengan panggilan yang sangat menghormatiku. Mengapa seperti itu ayah ?</p>
<p>Aku tak bisa berbicara tentang ini padamu, karena aku tahu kamu pasti membela adikmu, tak ada gunanya Yah..</p>
<p>Aku diusir dari rumah sakit.</p>
<p>Aku tak boleh merawat suamiku.</p>
<p>Aku cemburu pada Desi yang sangat akrab dengan mertuaku.</p>
<p>Tiap hari ia datang ke rumah sakit bersama mertuaku.</p>
<p>Aku sangat marah..</p>
<p>Jika aku membicarakan hal ini pada suamiku, ia akan pasti membela Desi dan</p>
<p>ibunya..</p>
<p>Aku tak mau sakit hati lagi..</p>
<p>Ya Allah kuatkan aku, maafkan aku..</p>
<p>Engkau Maha Adil..</p>
<p>Berilah keadilan ini padaku, Ya Allah..</p>
<p>Ayah sudah berubah, ayah sudah tak sayang lagi pada ku..</p>
<p>Aku berusaha untuk mandiri ayah, aku tak akan bermanja-manja lagi padamu..</p>
<p>Aku kuat ayah dalam kesakitan ini..</p>
<p>Lihatlah ayah, aku kuat walaupun penyakit kanker ini terus menyerangku..</p>
<p>Aku bisa melakukan ini semua sendiri ayah..</p>
<p>Besok suamiku akan menikah dengan perempuan itu. Perempuan yang aku benci, yang aku cemburui, tapi aku tak boleh egois, ini untuk kebahagian keluarga suamiku. Aku harus sadar diri.</p>
<p>Ayah, sebenarnya aku tak mau diduakan olehmu..</p>
<p>Mengapa harus Desi yang menjadi sahabatku?</p>
<p>Ayah.. aku masih tak rela..</p>
<p>Tapi aku harus ikhlas menerimanya.</p>
<p>Pagi nanti suamiku melangsungkan pernikahan keduanya. Semoga saja aku masih punya waktu untuk melihatnya tersenyum untukku. Aku ingin sekali merasakan kasih sayangnya yang terakhir. Sebelum ajal ini menjemputku.</p>
<p>”Ayah.. aku kangen Ayah..” ’’Dan kini aku telah membawamu ke orang tuamu, Bunda..</p>
<p>Aku akan mengunjungimu sebulan sekali bersama Desi di Pulau Kayu ini.</p>
<p>Aku akan selalu membawakanmu bunga mawar yang berwana pink yang mencerminkan keceriaan hatimu yang sakit tertusuk duri.’’</p>
<p>Bunda tetap cantik, selalu tersenyum disaat tidur..</p>
<p>Bunda akan selalu hidup dihati ayah..</p>
<p>Bunda.. Desi tak sepertimu, yang tidak pernah marah..</p>
<p>Desi sangat berbeda denganmu, ia tak pernah membersihkan telingaku, rambutku tak pernah di creambathnya, kakiku pun tak pernah dicucinya.</p>
<p>Ayah menyesal telah menelantarkanmu selama 2 tahun, kamu sakit pun aku tak perduli, hidup dalam kesendirianmu..</p>
<p>Seandainya Ayah tak menelantarkan Bunda, mungkin Ayah masih bisa tidur dengan belaian tangan Bunda yang halus..</p>
<p>Sekarang Ayah sadar, bahwa ayah sangat membutuhkan bunda..</p>
<p>Bunda.. kamu wanita yang paling tegar yang pernah kutemui..</p>
<p>Aku menyesal telah asik dalam ke-egoanku..</p>
<p>Bunda.. maafkan aku.. Bunda tidur tetap manis. Senyum manjamu terlihat di tidurmu yang panjang..</p>
<p>’’Maafkan aku, tak bisa bersikap adil dan membahagiakanmu, aku selalu meng-iyakan apa kata ibuku, karena aku takut menjadi anak durhaka.</p>
<p>Maafkan aku ketika kau di fitnah oleh keluargaku, aku percaya begitu saja..</p>
<p>Apakah Bunda akan mendapat pengganti ayah di surga sana?</p>
<p>Apakah Bunda tetap menanti ayah disana? Tetap setia dialam sana?</p>
<p>Tunggulah Ayah disana Bunda..</p>
<p>Bisakan? Seperti Bunda menunggu ayah di sini.. Aku mohon..</p>
<p>’’Ayah Sayang Bunda….’’﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=196&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/12/05/ku-mencintai-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Terakhir Untuk Mu</title>
		<link>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/10/03/surat-terakhir-untuk-mu/</link>
		<comments>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/10/03/surat-terakhir-untuk-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2010 09:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnucahyoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisnucahyoto.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Assalammualaikum.,, Utk Orang yg Penah Menemani Hari2 Q slama 2 tahun..(Dia. Wirn&#8212;) Terimakasih atas semuany karna Qm telah memberikan pembelajaran yang terpnting bagi Q arti sebuah keSETIAAN. 2tahun sudah Q junjung tinggi arti sebuah kesetiaan dan menghargai cinta dan sayang yg tulus dari Qm. tp apa yg telah trjadi.perubahan begitu cepat telah terjadi pada Qm. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=181&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum.,,<br />
Utk Orang yg Penah Menemani Hari2 Q slama 2 tahun..(Dia. Wirn&#8212;)</p>
<p>Terimakasih atas semuany karna Qm telah memberikan pembelajaran yang terpnting bagi Q arti sebuah keSETIAAN. 2tahun sudah Q junjung tinggi arti sebuah kesetiaan dan menghargai cinta dan sayang yg tulus dari Qm. tp apa yg telah trjadi.perubahan begitu cepat telah terjadi pada Qm.<br />
Q sadar dalam hubungan cinta jarak jauh itu sangat rentang akan sesuatu yg tidak kita inginkan tapi Q mencoba untuk bertahan dari semua itu selama berbulan bulan dan tahun.<br />
<span id="more-181"></span><br />
Maafkan Q atas kekurangan dari dalam diriQ. Maafkan Q yg tidak bisa menjadi sempurna dari apa yg Qm inginkan. Q hanyalah manusia yg penuh hilaf dan slah tp diri Q tetap lah diri Q yg kan masih mempunyai rasa Cinta,Kasih Sayang dan kesempurnaan keSETIAAN yg Q junjung dari hbungn brsma Qm.<br />
Dan Q kan selalu ingat Janji Q pada Qm,seumur hidup Q, sX Q menikmati cinta utk pertama dan terakhir.,inilah cinta,inlah kasih sayang,inilah suatu perjalanan hidup Q kan Q jalani,sekali lagi&#8230;<br />
Terimaksih Cinta sudh menemaniQ slama 2tahun (6-7-2008 s/d 13-7-2010)<br />
Terimaksih Cinta sudh memberikanQ arti sbuah kesetiaan,cinta dan kasihsayang<br />
Terimakasih cinta sudh memberikanQ pembelajran ini smua<br />
biarkan luka (Tetesan Darah dan Air Mata) di lengan tangan kiri menjadi saksi dan pelmpiasan Q ats apa yg Q alami.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Mafkan Q ats semua kekurangan selama menjalin hubungn m Qm,<br />
Mafkan Q yg tidak bisa menjadi smpurna dlam kehidupan Qm.</p>
<p>Meski Qm tlah menyakiti hati dan perasaan ini aku akan tetap menyayangi dan mencitaimu&#8230;&#8230;.<br />
walaupun Qm sangat membenciku&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
**bila saat ini Qm hrs pergi&#8230;jgn paksa Q tuk cari yg lbh baek,,,karna Qm cinta pertama n terakhir utk Q..</p>
<p>Satu hal dalam hidupQ,,Takan lelahQ menunggu cinta dan syang dari Qm sampai akhir hidup Q dan sampai Q menemukan Dian yg pertama X Q kenal dan menemani hari2 yg kemaren… <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Q kn coba utk belajar ikhlas,tulus dan bersabar dari smua yg tlh terjadi.<br />
sX lagi mafkan Q…</p>
<p>ILOVEYOU (Dia. Wirn&#8212;).. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber : pesan.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisnucahyoto.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisnucahyoto.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisnucahyoto.wordpress.com&amp;blog=3131834&amp;post=181&amp;subd=wisnucahyoto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisnucahyoto.wordpress.com/2010/10/03/surat-terakhir-untuk-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a4610304a284e533c63d81f142576a2?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wisnucahyoto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
