Archive

Archive for November, 2008

Mau cari pasangan yang tepat dapetin Tipsnya..

PM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto 6 comments

 

foto berita artikelSulitkah mencari dan menemukan pasangan hidup yang tepat? Sulitkah bagi seseorang bila harus menikah sekali untuk selamanya? Berikut beberapa tips yang mungkin dapat menjawab pertanyaan di atas.

Let the wind blow
Bila hubungan yang Anda jalani mengalir dengan mudah, mengalir selembut dan seringan angin. Masing-masing dapat menyelesaikan setiap kalimat yang diucapkan. Waktu seperti begitu cepat berlalu saat Anda bersama orang yang Anda kasihi ini, sehingga Anda tidak menyadarinya. Memang benar, setiap hubungan membutuhkan usaha untuk membuatnya berhasil, tapi jika bersama orang yang tepat, usaha tersebut dapat dilakukan dengan penuh kesenangan. 

Feel like home
Ketika Anda bersama orang ini, Anda menemukan perasaan nyaman dan familiar. Anda merasa seperti telah mengenalnya sepanjang hidup, dan merasakan inilah orang yang Anda cari. Anda merasakan nyaman dan leluasa ketika bercakap-cakap dengannya. 

All the same things
Anda dan dia dapat menikmati lelucon bersama, dan menanggung kesedihan bersama. Mungkin Anda dan si dia tidak memiliki selera humor yang sama, tapi saat dia membuat lelucon setidaknya bisa membuat Anda tersenyum. Anda dan pasangan juga bisa melakukan aktivitas berdua untuk minat yang sama dan menikmatinya. 

Be a best friend
Ketika Anda menemukan pasangan yang tepat, maka akan tumbuh perasaan saling percaya dan saling setia. Anda merasa yakin, kalau orang ini akan berada di samping Anda saat hal buruk menimpa Anda. Saat mengalami kejadian-kejadian luar biasa, bersama orang inilah Anda ingin berbagi. Anda selalu senang ketika melihatnya muncul di suatu tempat. 

Just ‘Us’
Dengan bersama orang yang tepat, Anda akan selalu membuat keputusan demi kebaikan bersama, bukan semata-mata untuk diri sendiri. Selalu berbagi tujuan dan pekerjaan bersama. Anda juga selalu memikirkan bagaimana tindakan yang Anda lakukan akan mempengaruhi yang lainnya. 

Ketika semua tanda sudah Anda dapatkan, maka mungkin Anda siap untuk menjalani level kehidupan yang lebih lanjut bersamanya, menikah, dan biarkan semua mengalir apa adanya.

 

Sumber by:http://www.beritanet.com

Categories: Tips

Pacaran Sehat Biar Aman

AM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto 1 comment


Remaja mengalami perubahan fisik dan psikis pada masa-masa yang dilaluinya, dimana remaja ingin mencoba karena terdorong rasa ingin tahu mereka yang tinggi, celakanya remaja ketika ingin mencoba hal baru tanpa dibekali suatu informasi yang oke, atau mereka hanya mengerti setengah-setengah mereka akan terjebak oleh apa yang mereka putuskan sendiri. Dimana pada saat ini remaja belum bisa mengambil keputusan, karena semua keputusan yang mereka ambil merupakan cerminan pencarian identitas diri mereka, yang masih mengagungkan egoisme remaja, merasa diri yang paling benar, dan beranggapan yang lain salah, sehingga hanya satu dua remaja saja yang mau menjalankan masukan dari orangtua.

Remaja memiliki banyak waktu senggang diantara jam kuliah atau pulang sekolah ataupun antara kuliah, remaja belum memiliki orietasi materi karena kehidupannya masih serba ditanggung oleh orangtunaya, jadi tidak ada hal penting yang terlalu membebani pikiran remaja, sehingga disinilah mulai muncul masa pacaran yang didalamnya terkait perilaku seks untuk mengisi waktu senggang mereka, dan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan perilaku seks yang tidak sehat, tantangan bagi kita disini bagaimana perilaku seks yang aman buat remaja.

Perilaku seksual adalah perilaku yang munc Read more…

Categories: ARTIKEL

Ketika Cinta Harus Memilih

PM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto Leave a comment

Bagaimana jika Anda dihadapkan dengan situasi cinta harus memilih?

Cinta memang harus memilih, memilih mana yang tepat menjadi pasangan hidup Anda. Siapapun yang menjadi pasangan hidup Anda, maka hal tersebut merupakan cermin yang ada pada diri Anda. Jika Anda memilih berdasarkan pertimbangan rasa, lalu bertemu di medan perjuangan, maka pasangan hidup yang Anda dapatkan juga orang yang memiliki karakter yang sama. Namun jika Anda memilih berdasarkan pertimbangan logika semata, maka yang Anda dapatkan juga seperti yang Anda pikirkan.

Dalam memilih cinta, ada perpaduan antara rasa dan logika. Anda yang merasa sudah cocok sering lebih ‘dibenarkan’ dibandingkan pertimbangan secara ‘ilmiah’. Jika wanita dalam pertemuan pertama dengan lelaki
langsung merasa bahwa lelaki itu merasa cocok untuk menjadi suami,
meski ia belum mengetahui secara detail siapa identitas si lelaki itu,
maka biasanya faktor perasaan cocok tersebut yang akan menjadi faktor dominan dalam pertimbangan si wanita untuk hubungan selanjutnya. 
Read more…

Categories: ARTIKEL

50 Gaya Pacaran Paling Romantis

PM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto Leave a comment

 

foto berita artikelSeperti apakah gaya pacaran yang romantis bagi Anda, yang bisa Anda tunjukkan kepada cewek atau cowok yang Anda cintai?

  1. Jalan bareng di pantai tengah malam (tapi jangan lupa bw jaket or sweater)
  2. Tulis puisi buat doi
  3. Pelukan, adalah obat mujarab buat doi
  4. Mandangin matahari terbenam atau terbit, barengan
  5. Saling berbisik
  6. Cium di kening, tatap mata doi sedalam-dalamnya, sedikit tersenyum, sambil bilang I Love You, Honey.
  7. Masak buat doi
  8. Jalan pas hujan
  9. Pegangan tangan
  10. Beliin kado atau hadiah surprise buat doi
  11. Hanya bunga yang bisa mengungkapkan segalanya Read more…
Categories: Tips

komitmen: mimpi buruk untuk para pria?

PM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto Leave a comment

 

ku harus menemui cintaku

mencari tahu hubungan kita

apa masih atau tlah berakhir

kau menggantungkan hubungan ini

kau diamkan aku tanpa suara

maunya apa ku harus bagaimana, kasih…

sampai kapan kau gantung 

cerita cintaku memberi harapan

hingga mungkin ku tak sanggup lagi

dan meninggalkan dirimu

detik-detik waktu pun terbuang

teganya kau menggantung cintaku

bicaralah biar semua pasti

gantungnya hubungan cinta denganmu

membuatku sakit

hingga mungkin ku tak sanggup lagi

dan meninggalkan dirimu

 

Syair lagu berjudul ‘gantung’ punya mbak Melly Goeslaw ini pasti sudah sangat sering berseliweran numpang lewat di telinga kita. Yap, lagu itu merupakan sedikit gambaran, bahwa kenyataan kadang menyajikan sesuatu yang sangat meresahkan kaum wanita. Yaitu ketika pria yang begitu dicintai ‘menggantung’ hubungan mereka dan enggan melangkah ke jenjang komitmen yang lebih tinggi. “Komitmen itu seperti mimpi buruk yang menari di atas pundak pria,” begitu kata salah satu responden penelitian Mas Arisatya Yogaswara dalam bukunya yang berjudul Standing on His Shoes. Ah, untungnya, tidak semua pria berpendapat begitu. Kalau kebetulan hubungan Anda saat ini sedang berada dalam tahap ‘mati segan hidup tak mau’ (eh, nggak segitunya ding :D ), maksudnya, kalau saat ini Anda sedang menanti-nantikan kepastian kapan kekasih Anda akan melamar, atau kalau pria pujaan Anda saat ini seperti begitu ketakutan mendengar kata ‘menikah’, atau kalau hubungan pacaran Anda sudah sekian lamanya tapi sang kekasih belum juga merencanakan untuk melangkah ke jenjang komitmen yang lebih serius, aku rasa nggak ada salahnya Anda membaca ulasan kali ini…

Secara umum, menurut Mas Arisatya, pria yang menganggap komitmen sebagai mimpi buruk, terbagi dalam 3 kelompok. Coba cermati, ada dalam kelompok manakah pria belahan jiwa Anda. Mereka adalah:

Kelompok Hijau (green type)

Kelompok ini adalah kelompok paling umum sekaligus yang paling bisa dimengerti oleh kaum wanita. Biasanya mereka yang berada dalam kelompok ini adalah para pria yang masih ‘hijau’ dengan range umur antara 25-32 tahun (tapi, umur biologis tidak sepenuhnya menjadi patokan lho). Ciri khasnya adalah belum mantapnya status karir dan finansial mereka. Keadaan kantong mereka yang belum stabil dan terus menerus berfluktuasi merupakan penyebab utama mengapa pria-pria ini cukup merasa tegang saat Anda menyebut kata ‘pernikahan’.

 

Sejak ribuan tahun sebelum masehi hingga ribuan tahun setelah masehi, yang namanya pria selalu berlomba-lomba menunjukkan sisi kenjantanannya. Salah satu parameter ‘jantan’ atau tidaknya mereka (dalam sudut pandang mereka sendiri) terletak pada kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok (sandang, pangan dan papan) bagi istri dan anak-anaknya. Nah, bagi pria yang belum memiliki karir dan status finansial yang jelas, menikah merupakan suatu beban yang sangat berat. Terbayang di benak mereka betapa akan hancur harga diri mereka jika ternyata di kemudian hari gagal memberikan yang terbaik bagi si wanita. Kita harus tahu, bahwa harga diri adalah salah satu hal yang paling dijunjung tinggi oleh para pria.

Jika kebetulan pasangan Anda termasuk kelompok pria seperti ini, Anda tak perlu merasa khawatir. Keraguannya menjejakkan kaki ke dalam pernikahan justru menunjukkan bahwa dia benar-benar peduli terhadap kebahagiaan Anda. Ia merasa bertanggung jawab terhadap kehidupan Anda. Cintanya yang besar membuat dia tidak rela membayangkan Anda hidup susah bersamanya.

Kelompok Kuning (yellow type)

Kalau yang ini, adalah kelompok pria yang paling membingungkan wanita. Kalau kebetulan pacar Anda adalah pria yang telah matang usianya, mantap karir dan keuangannya, namun setiap kali Anda meminta status kejelasan hubungan dengannya ia selalu sibuk berkilah dengan berbagai macam alasan, maka mungkin saja Anda sedang berhubungan dengan pria yang masuk dalam kelompok ini.

Read more…

Categories: Uncategorized

Selingkuh Emosional? Kenali Tanda-Tandanya

PM+00:00R01 14,2008 wisnucahyoto 2 comments
Gara-gara lagi ngerjakan TA yang berkutat di seputar masalah emosional, aku jadi ketimbun sama buku-buku dan artikel-artikel yang membahas segala sesuatu tentang seluk-beluk emosi (emosi manusia maksudnya, sejauh ini belum tertarik buat mempelajari emosi hewan, hehe). Nah, salah satu yang aku baca adalah Emotional Infidelity atau ketidak-setiaan emosional (istilah populer dari ‘tidak setia’ kan selingkuh, yo wes aku artiin aja jadi selingkuh emosional :p).  

Ternyata, menurut sumber yang aku baca, perselingkuhan yang sebenarnya, hampir semuanya diawali dari yang namanya selingkuh emosional. Tapi, rata-rata mereka yang terjebak perselingkuhan itu, pada awalnya tidak menyadari bahwa mereka telah terlebih dahulu terjebak dalam perselingkuhan emosional. Karena biasanya, mereka secara tidak sadar berlindung dalam salah satu ‘tameng ego’ yang disebut defense mekanisme dengan selalu mengatakan kepada diri sendiri dan pasangan bahwa “dia cuman teman!”.

Read more…

Categories: ARTIKEL